Selasa, 27 Oktober 2020

Edukasi Kunjungan ke KBS Prioritas Utama Selama Soft Opening

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Saat mendekati kandang satwa, pengunjung wajib berada di dala lingkaran penanda yang sudah dibuat. Foto: Totok suarasurabaya.net

Selama pelaksanaan soft opening Kebun Binatang Surabaya (KBS) mulai Senin (27/7/2020) PDTS KBS menitikberatkan edukasi terkait dengan protokol kesehatan kepada pengunjung.

Chairul Anwar Direktur Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS menyampaikan bahwa edukasi yang dimaksud adalah pelaksanaan aturan baru atau ketentuan baru terkait protokol kesehatan yang diterapkan bagi pengunjung selama berlangsungnya pandemi Covid-19.

“Kami sudah sampaikan melalui media sosial yang dimiliki KBS. Bahwa penerapan protokol kesehatan menjadi kewajiban bagi semua. Masyarakat kami harapkan memahami ketentuan baru tersebut, dan nantinya akan menjalankannya sebagai bagian dari kunjungan ke destinasi wisata KBS. Dan ini akan jadi prioritas kami selama masa soft opening,” terang Chairul Anwar.

Mulai dari pembelian tiket masuk KBS, sampai dengan pembagian waktu kunjungan memang sudah dicantumkan pada Instagram Kebun Binatang Surabaya. “Termasuk hal-hal detil seperti pengukuran suhu tubuh, mencuci tangan, sampai dengan, pilihan kunjungan memang bisa dipilih,” ujar Chairil.

Bagaimana saat pengukuran suhu tubuh pengunjung dilakukan ternyata hasilnya menunjukkan suhu tubuh yang tinggi melebihi ketentuan?? “Kalau berkenan maka akan kami arahkan ke ruang kesehatan untuk ditindaklanjuti. Karena sesuai ketentuan, pengunjung dengan panas suhu tubuh tidak sesuai ketentuan tidak diperbolehkan masuk,” tambah Chairul.

Chairul menegaskan bahwa edukasi kepada pengunjung terkait protokol kesehatan memang harus dilakukan, agar kunjungan ke KBS menjadi menyenangkan sesuai dengan kebutuhan sekaligus mengikuti aturan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Karena itu, Chairul menambahkan bahwa soft opening KBS mulai Senin (27/7/2020) dan dijadwalkan sampai sebulan kedepan, KBS tidak berorientasi pada perolehan profit, tetapi lebih mengutamakan edukasi bagi masyarakat atau calon pengunjung.

“Edukasi ini memang harus dilaksanakan. Karena itu, sebelum dibuka kembali, kami telah mempersiapkan protokol kesehatan yang diharapkan tidak mengurangi kenyamanan para pengunjung. Termasuk pada soft opening ini tentunya kami tidak semata-mata menghitung profit,” tegas Chairul.

Chairul berharap, dengan soft opening selama satu bulan ke depan, masyarakat lebih memahami bahwa Covid-19 memang merubah segalanya, termasuk merubah pola hidup atau gaya hidup masyarakat yang harus mau mempertimbangkan banyak hal terkait dengan kesehatan.

“Perubahan pola hidup memang terjadi saat ini. Terutama dengan kesehatan. Karena itu, kami secara khusus memilih selama soft opening ini memberikan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan saat mengunjungi KBS. Ini penting diinformasikan juga sebelum masyarakat mengunjungi KBS,” pungkas Chairul Anwar.

Sementara itu, Andrianto satu di antara pengunjung KBS mengaku senang dengan perubahan yang dilakukan KBS dalam rangka penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.

“Jadinya memang lebih praktis. Semuanya bisa dilakukan dari handphone. Beli tiket, pilih hari kunjungan termasuk pilih jadwal bisa dilakukan pakai handphone. Termasuk ada aturan protokol kesehatan juga bagus kok,” kata Andrianto.(tok/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Selasa, 27 Oktober 2020
30o
Kurs