Sabtu, 28 November 2020

Fatwa MUI Bisa Jadi Rujukan Umat Islam di Masa Pandemi Covid-19

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ma'ruf Amin Wakil Presiden. Foto: Antara

Keberadaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) selama masa pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan khususnya untuk Umat Islam di Tanah Air.

Maruf Amin Wakil Presiden mengatakan, Fatwa MUI bisa menjadi rujukan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan terkait program vaksinasi.

Maruf yang masih menjabat Ketua MUI menjelaskan, lembaga itu sudah dilibatkan pemerintah sejak awal adanya pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Fatwa MUI banyak menjadi acuan. Misalnya dalam ibadah Salat Jumat, Salat Idulfitri, Iduladha, pembayaran Zakat yang dapat digunakan untuk menanggulangi pandemi, tata cara beribadah bagi tenaga medis yang menggunakan baju hazmat. Karena mereka tidak mudah membuka bajunya, bagaimana sulitnya melakukan shalat seperti biasa, melakukan ruku, sujud dengan sempurna. Itu dari MUI ada panduannya,” ujarnya dalam dialog dengan Reisa Broto Asmoro Juru Bicara Satgas Covid-19, Jumat (16/10/2020), di Jakarta.

Fatwa lainnya, lanjut Maruf, seperti pengurusan dan tata cara pemakaman jenazah atau pemulasaraan jenazah. Tata cara mengatur bagaimana memakamkan jenazah tanpa membahayakan pihak keluarga jenazah termasuk petugas pemakaman.

Sehingga pemakaman jenazah harus dilakukan oleh orang yang mengerti dan bisa menyelenggarakan dengan aman.

“Untuk vaksin, saya sudah minta (MUI) dilibatkan dari mulai perencanaan, pengadaan vaksin, kemudian pertimbangan kehalalan vaksin, audit di pabrik vaksin termasuk kunjungan ke fasilitas vaksin di RRT (Republik Rakyat Tiongkok). Kemudian juga terus mensosialisasikan ke masyarakat dalam rangka vaksinasi,” katanya.

Terkait kehalalan Vaksin Covid-19, dia menekankan bakal vaksin yang akan diberikan ke masyarakat harus mengantongi sertifikat halal dari MUI.

“Kalau tidak halal, namun tidak ada solusi selain vaksin tersebut, maka dalam situasi darurat bisa digunakan dengan penetapan yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Maruf berpesan agar masyarakat tetap istiqomah dan tidak boleh menyerah. Harus terus semangat menegakkan protokol kesehatan.

Khusus untuk Satgas Covid-19, dia minta supaya sosialisasi dilakukan secara masif berikut edukasi tentang upaya pemerintah.

“Lakukan pendekatan dengan baik terutama daerah-daerah sumber penularan,” tandasnya. (rid/ang)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Surabaya
Sabtu, 28 November 2020
27o
Kurs