Minggu, 22 Mei 2022

Gubernur dan Kapolda Jabar Siapkan Diri Jadi Relawan Vaksin Covid-19

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat. Foto: Antara

Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat menyiapkan kondisi fisik dan mental menjelang rangkaian uji klinis vaksin Covid-19 produksi Sinovac yang dilaksanakan di satu puskesmas rujukan di Kota Bandung, Selasa (25/8/2020).

Kang Emil, sapaan akrabnya, meningkatkan intensitas olahraga, mengatur pola makan, dan menambah waktu tidur.

“Seminggu terakhir mencoba memaksimalkan kebugaran. Olahraga, makan tidak asal-asalan. Untuk batin, ibadah juga ditingkatkan sambil baca-baca tentang informasi vaksin,” katanya, dikutip Antara.

Untuk mengurangi rasa penasarannya, Kang Emil intens berkomunikasi dengan Kusnandi Rusmil Ketua Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjadjaran terkait vaksin.

“Wajar karena belum pernah jadi relawan uji klinis. Jadi ada sekian persen rasa waswas yang masuk akal. Tapi, karena sudah dua jam dikuliahi Prof Kusnandi, jadi lebih tenang,” ujarnya.

Keikutsertaan Kang Emil sebagai relawan uji klinis ditujukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa uji klinis vaksin memang dilakukan secara ilmiah.

Dia pun berharap masyarakat tidak terbawa diskusi dan narasi kurang produktif terkait penanganan Covid-19, termasuk hadirnya vaksin.

“Ini risikonya menjadi pemimpin. Nasihat dari ibu saya, kalau ada rebutan rezeki, rakyat di depan, pemimpin belakangan. Kalau ada ramai kekhawatiran, sebaliknya pemimpin yang di depan baru rakyat belakangan,” katanya.

Tidak hanya Kang Emil, Irjen Pol Rudy Sufahriadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat juga mengaku siap menjadi relawan uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac.

Dia mengaku sudah menyiapkan diri untuk menjadi salah satu relawan dari total 1.620 relawan yang akan menjalani uji klinis tahap ketiga vaksin asal Tiongkok.

“Ya saya siapkan mental dan fisik,” kata Rudy di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung.

Dia bersama Kang Emil dan Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto Panglima Kodam III Siliwangi akan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan itu meliputi pengecekan kondisi tubuh dan turut menjalani tes usap reaksi berantai polimerase (polymerase chain reaction/PCR).

Hasil pemeriksaan itu akan menjadi syarat untuk bisa maju ke tahap selanjutnya yakni penyuntikkan vaksin.

Apabila hasil tes PCR negatif Covid-19 maka tiga hari selanjutnya, atau Jumat (28/8/2020) besok, petugas uji klinis bakal mulai menyuntikkan vaksin itu.

Seharusnya, beberapa waktu lalu, sekitar pukul 13.00 WIB, ketiga pemimpin di Jawa Barat itu sudah menjalani rangkaian awal uji klinis vaksin di Puskesmas Garuda Jalan Dadali, Kota Bandung.(ant/den)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 22 Mei 2022
27o
Kurs