Sabtu, 28 November 2020

Gubernur Kirim Tumpeng HUT ke-75 Jatim untuk Tenaga Kesehatan, KPU, dan Bawaslu Jatim

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Foto: Humas Pemprov Jatim

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim mengirim 14 tumpeng ke 12 RS rujukan Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim dalam rangka HUT ke-75 Provinsi Jawa Timur.

Tumpeng-tumpeng itu didistribusikan dengan mobil rescue BPBD dan Dinsos Jatim. Tumpeng itu menjadi bentuk syukur Pemprov Jatim pada hari jadi ke-75, sekaligus melandainya penyebaran Covid-19 di Jatim.

“Ini tumpeng bukan sembarang tumpeng. Ada doa dan harapan dari anak yatim yang dipanjatkan sebelum diantar ke para dokter dan tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit rujukan,” kata Khofifah, Selasa (13/10/2020).

Jumlah 14 tumpeng itu bukan tanpa alasan. Khofifah bilang, jumlah itu merepresentasikan dirinya sebagai Gubernur ke-14 di Jawa Timur. Simbol-simbol serupa diterapkan dengan jumlah anak yatim yang turut mendoakan Jatim.

Anak yatim yang ikut berdoa untuk Provinsi Jawa Timur dalam perayaan HUT ke-75 tahun Jatim Senin (12/10/2020) kemarin pun disesuaikan dengan umur provinsi ini, yakni sebanyak 75 anak yatim piatu.

Khofifah menjelaskan, tumpeng untuk rumah sakit rujukan menjadi bentuk ucapan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah berjuang selama tujuh bulan terakhir melawan Covid-19.

Menurutnya, berkat jasa merekalah angka kesembuhan pasien Covid-19 di Jatim terus meningkat dari hari ke hari, sehingga Jokowi Presiden menjadikan Jatim sebagai salah satu provinsi percontohan penanganan Covid-19.

Salah satu alasannya, Jawa Timur berhasil tidak lagi tercatat sebagai zona merah atau daerah risiko tinggi penularan Covid-19. Kondisi ini berdasarkan hasil analisis data mingguan Satgas Covid-19 Pusat per 4 Oktober 2020.

“Perjuangan untuk keluar dari pandemi ini masih panjang. Sebelum ada vaksin, tidak bisa kembali normal seperti sedia kala. Apresiasi dari Presiden itu jadi kado buat kami, tapi di sisi lain jadi alarm agar kami terus mawas diri,” ujarnya.

Sebelumnya, apresiasi juga diberikan Khofifah kepada sopir ambulans jenazah Covid-19, tim pemulasaran jenazah Covid-19, dan Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-emerging (Pinere). Dia sampaikan apresiasi itu saat upacara peringatan.

Masih dalam rangka hari jadi, Khofifah juga mengundang “tetangga” sekitar Grahadi untuk bersilaturahmi sekaligus menggelar doa bersama dengan harapan Jatim lebih maju, makmur, sejahtera, dan segera terbebas dari Covid-19.

Para “Tetangga” Grahadi itu juga mendapatkan paket sembako serta tali asih berupa uang. “Perayaannya memang tidak seperti tahun-tahun lalu, tapi situasi ini tidak mengurangi rasa syukur kami atas berkah, rahmat, dan anugerah yang Allah SWT berikan kepada Jawa Timur,” ujarnya. (den/dfn)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Surabaya
Sabtu, 28 November 2020
28o
Kurs