Senin, 15 Agustus 2022

Ini Alasan Sandiaga Uno Bersedia Jadi Menterinya Jokowi

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Sandiaga Uno Menparekraf memberikan keterangan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Foto: Dok/Farid suarasurabaya.net

Sandiaga Salahuddin Uno resmi menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), sesudah mengucapkan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Sandi masuk Kabinet Indonesia Maju menggantikan Wishnutama Kusbandio, untuk sisa masa jabatan 2019-2024.

Sebelumnya Sandiaga adalah calon Wakil Presiden penantang pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.

Usai pelantikan, Sandi mengungkapkan alasan di balik keputusannya menerima pinangan sebagai pembantu Jokowi.

Dia tegaskan, persatuan serta kontribusi terbaik kepada negara di atas segalanya. Sandi merasa perlu menyingkirkan kepentingan pribadi, politik, dan golongan.

“Covid-19 adalah game changer. Pandemi itu mengubah segalanya terutama pada saat saya dua minggu terakhir melakukan pemulihan. Saya bertafakur, bertadabur, berkontemplasi, refeleksi, bahwa akhirnya kita semua harus bersatu padu untuk memberikan kontribusi terbaik sumbangsih kepada negara. Singkirkan kepentingan pribadi politik atau golongan, semua kita lakukan demi bangsa dan negara. Jika negara memanggil, pada saat itulah menurut saya tanggung jawab ada di pundak masing-masing,” ujarnya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pada kesempatan itu, Sandiaga Uno bilang mendapat perintah dari Jokowi Presiden untuk menghidupkan lagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terkena imbas pandemi Covid-19.

Secara khusus, Presiden meminta Sandiaga menyiapkan lima destinasi pariwisata super prioritas di Tanah Air sebagai daya tarik utama wisatawan, yaitu Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Sekadar informasi, sebelumnya Sandiaga Uno pernah menyatakan pentingnya oposisi dalam suatu negara demokrasi.

Maka dari itu, pascapelaksanaan Pilpres 2019, dia mengambil peran oposisi, untuk mengontrol, mengawasi dan memberikan masukan demi perbaikan kinerja pemerintah.(rid/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Senin, 15 Agustus 2022
25o
Kurs