Jumat, 23 April 2021

Jatim Uji Coba Sekolah Tatap Muka Tiga Jam, Orang Tua Boleh Memilih Tetap Daring

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Tetap pakai masker, dan menjaga jarak saat siswa gelar simulasi pembelajaran tatap muka di SMKN 6 Surabaya. Foto: Totok suarasurabaya.net

Uji coba pembelajaran tatap muka tingkat SMA/SMK di 10 sekolah di Jawa Timur telah dilaksanakan sejak 18 Agustus 2020 lalu. Uji coba yang rencananya berlangsung selama tiga minggu ini, dikatakan oleh Dr. Ir. Wahid Wahyudi, Mt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, telah berjalan dengan baik dan menaati protokol kesehatan yang ketat.

“Syarat utama pembelajaran tatap muka adalah mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas Covid, termasuk juga dari orang tua siswa/siswi. Uji coba sampai hari ini semua berjalan baik, mendapat support dari berbagai pihak karena usia SMA dan SMK adalah usia di mana kondisi tubuh sudah prima,” ujarnya saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Kamis (27/8/2020).

Lebih lanjut Wahid menjelaskan, indikator kesuksesan pembelajaran tatap muka di sekolah adalah diterapkannya protokol kesehatan dengan baik.

“Kita melihat langsung di lapangan bersama pak Direktur Jenderal Kemendikbud bagaimana proses belajar mengajar di kelas, semuanya bisa dilakukan dengan standar kesehatan. Seusia SMA/SMK pola pikirnya saya yakin sudah bisa melindungi dirinya sendiri, sudah bisa berpikir untuk melakukan protokol kesehatan dengan baik,” imbuhnya.

Penerapan protokol kesehatan diawasi ketat sejak siswa memasuki area sekolah. Wahid mencontohkan, ada sekolah di Probolinggo yang siswanya bertugas berkeliling untuk mengingatkan apabila ada yang bergerombol.

Pihaknya juga memberikan opsi bila ada wali murid yang keberatan anaknya melaksanakan pembelajaran langsung.

“Jadi guru-guru ini kerja dobel. Di samping mengajar di sekolah bagi yang tatap muka, bagi yang tidak diiziinkan orang tua atau masih ingin belajar di rumah, dilakukan pembelajaran daring yang sama dengan yang dilakukan waktu tatap muka,” katanya.

Kata Wahid, pembelajaran tatap muka ini dilakukan untuk mata pelajaran yang sulit dipahami ketika daring seperti Matematika dan Fisika serta praktek untuk tingkat SMK. Dalam masa uji coba, pembelajaran tatap muka dilaksanakan selama 3 jam. (dfn/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Truk di Sembayat

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Surabaya
Jumat, 23 April 2021
26o
Kurs