Kamis, 1 Oktober 2020

Khatib Al Akbar: Iduladha Jadikan Landasan Membangun Negeri

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Kapasitas lima ribu jamaah itu termasuk serambi masjid bagian utara, timur dekat air mancur dan selatan hingga lantai dua .Foto: Purnama suarasurabaya.net

Ahmad Zayadi Khatib shalat Id di Masjid Al Akbar menyampaikan, momentum Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah hendaknya dijadikan landasan untuk membangun negeri dengan cara menekankan prinsip solidaritas dan soliditas publik.

“Iduladha kali ini menjadi penekanan solidaritas publik untuk dijadikan landasan,” ujarnya di sela khutbah shalat id di Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (31/7/2020).

Menurut dia, pada saat wabah pandemi Covi-19 kali ini, seluruh manusia bahu-membahu dan bergotong royong dalam ikhtiar menanggulanginya.

Seberat apapun masalah yang dihadapi Negara ini, kata dia, dengan modal semangat pengorbanan dan solidaritas kemanusiaan maka berbagai problem akan teratasi.

“Sebab, rakyat dan para pemimpinnya merasa ‘berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing’. Langkah ini juga akan mengikis sikap mementingkan diri sendiri dan mencintai harta (hubbub al-dunya) secara berlebihan,” katanya dilansir Antara.

Ahmad Zayadi yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama RI (Kakanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur tersebut menegaskan ibadah kurban mempunyai dua nilai, yakni kesalehan spiritual dan kesalehan sosial.

Kesalehan spiritual, lanjut dia, dalam hal ini adalah penyerahan diri kepada Allah dan mengekang egoisme, sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim As.

“Kesalehan sosial tercermin dari semangat rela berkorban, seperti dalam diri Ismail As sehingga sikap ini penting untuk diteladani, terutama bagi generasi muda Indonesia,” katanya.

Sementara itu, shalat Idul Adha di Masjid Al-Akbar Surabaya menerapkan protokol kesehatan yang ketat mulai dari sebelum hingga setelah ibadah. Jamaah diwajibkan mengenakan kartu identitas, bermasker, dicek suhu tubuh, masuk pintu disinfektan hingga jaga jarak shaf shalat. Di luar masa pandemik, di masjid tersebut mampu menampung hingga 40 ribu orang jamaah, namun saat ini hanya berkapasitas 5.000 orang.

Turut hadir sebagai jamaah Shalat Id yakni Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, pejabat forkopimda, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim.

Pada Idul Adha tahun ini, masjid Al Akbar Surabaya menerima 26 ekor sapi dan 70 ekor kambing, yang di antaranya sumbangan seekor sapi jenis peranakan Ongole seberat 1,04 ton dari Joko Widodo Presiden RI. (ant/bid/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Kamis, 1 Oktober 2020
28o
Kurs