Kamis, 27 Januari 2022

Khofifah Tinjau Banjir Kali Jombang di Pamekasan

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat meninjau banjir di Kelurahan Patemon, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (19/12/2020). Foto: Humas Pemprov Jatim

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur meninjau banjir di empat Kelurahan, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Di antaranya di Kelurahan Patemon, Jungcangcang, Gladak anyar, dan Parteker.

Di tengah peninjauan itu dia mengatakan, Pemprov Jatim akan segera mengambil langkah mitigasi dan evaluasi secara komprehensif untuk mengatasi banjir akibat luapan Sungai Kali Jombang atau biasa disebut Kali Gere Manjeng.

“Kita harus segera melakukan proses mitigasi sekaligus evaluasi secara lebih komprehensif,” kata Khofifah saat meninjau banjir di Kelurahan Patemon, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (19/12/2020).

Dia jelaskan, ada sejumlah masalah yang jadi pemicu banjir terbesar selama 20 tahun terakhir di Pamekasan itu. Akibat tingginya sedimentasi dan pintu air di aliran Sungai Jombang di Jalan Trunojoyo yang bermasalah.

“Ada beberapa titik yang harus kita lihat kembali, ada sedimentasi cukup tebal. Berarti harus ada pengerukan. Lalu ada pintu air yang bermasalah, yang harus segera diperbaiki,” katanya.

Dia tambahkan, sesungguhnya peringatan intensitas hujan tinggi oleh BMKG sudah secara kontinyu. Karena itu, kondisi sedimentasi tinggi dan pintu air yang tidak berfungsi itu perlu segera dibenahi.

“Kepala BMKG memang menyampaikan bahwa di sebagian besar wilayah di Indonesia ini bisa mencapai puncaknya sampai bulan Februari. Tetapi ini harus diantisipasi sampai bulan April,” urainya.

Khofifah bilang, Pemprov akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Dinas PU Sumber Daya Air, dan Tim Balai PUPR di Jawa Timur.

“Kebetulan sekarang ada ketua rumpun balai PUPR di Pamekasan, kami akan kordinasi dengan bersama pak Bupati, bagaimana agar pintu airnya bisa segera dibenahi dan saat musim kemarau bisa segera dilakukan pengerukan,” ujarnya.

Khofifah berharap, tidak ada korban saat terjadi bencana baik bencana alam ataupun non alam di Jatim. Untuk itu, berbagai upaya harus dilakukan dalam antisipasi dan penanganan bencana agar bisa zero accident.

Selain itu, dia mengapresiasi upaya cepat dan tanggap oleh Bupati Pamekasan, TNI, POLRI, BPBD dan Tagana serta relawan lain dalam mengevakuasi serta mendistribusikan logistik bagi korban banjir di Kabupaten Pamekasan.

Badrut Tamam Bupati Pamekasan berterima kasih Khofifah meninjau Pamekasan. Dia juga bilang, saat ini yang terpenting dan menjadi fokus utamanya adalah keselamatan warga yang terdampak banjir.

“Terimakasih atas kunjungan Ibu Gubernur, ini adalah bentuk perhatian dari Ibu Gubernur kepada masyarakat Pamekasan yang terdampak banjir, saat ini yang utama bagi kami adalah keselamatan seluruh warga yang terdampak banjir,” tutur Badrut Tamam.(den/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Kamis, 27 Januari 2022
26o
Kurs