Kamis, 11 Agustus 2022

Lapas Madiun Bebaskan 34 Narapidana Cegah Covid-19

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi. Sebanyak 22 narapidana atau warga binaan di Lapas Klas IIA Sidoarjo dinyatakan bebas bersyarat dan mengucap syukur, Selasa (24/12/2019). Foto: Istimewa

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Madiun, Jawa Timur, membebaskan sebanyak 34 narapidana melalui program asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan lapas setempat.

Thurman Saud Marojahan Kepala Lapas Kelas I Madiun di Madiun, Sabtu (4/4/2020), mengatakan pembebasan narapidana dalam rangka mencegah Covid-19 tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2020 dan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK/01.04.04, tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Dari 34 narapidana itu, sebanyak 32 orang di antaranya adalah narapidana dewasa, sedangkan dua lainnya adalah anak-anak,” ujar Thurman seperti dilaporkan Antara.

Menurut dia, pembebasan puluhan narapidana tersebut dilakukan sesuai dengan persyaratan integrasi, yakni warga binaan yang mengikuti program asimilasi telah menjalani 2/3 masa tahanan di bawah tanggal 31 Desember.

Dari 34 narapidana tersebut, kata dia, rata-rata hukumannya kurang dari lima tahun, dengan kasus pidana umum dan narkoba. Rinciannya, 18 narapidana kasus perlindungan anak, 10 narapidana kasus penyalahgunaan narkoba, tiga narapidana kasus pencurian, dua narapidana kasus penipuan, dan satu narapidana kasus pencemaran nama baik.

“Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Surakarta, Banyuwangi, Sidoarjo, Malang, Jember, Pasuruan, dan Sampang,” katanya.

Thurman menambahkan, sesuai data, dari 1.256 narapidana yang ada di Lapas Kelas I Madiun, sebanyak 123 orang diusulkan bebas hingga 7 April 2020. Namun, pada tahap pertama ini baru 34 narapidana yang dikabulkan pembebasannya.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, para narapidana yang dibebaskan harus mengikuti beberapa aturan, yakni tetap berdiam diri di rumah selama masa darurat Covid-19.

“Selain itu juga dibekali dengan masker dan telah dinyatakan sehat. Setelah dibebaskan, mereka dalam pengawasan kejaksaan setempat,” katanya.(ant/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Kamis, 11 Agustus 2022
28o
Kurs