Rabu, 30 September 2020

Lawan Covid-19, Alumni Ubaya Salurkan APD ke RKZ

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Penyerahan APD dan sejumlah peralatan lainnya dari IKA Ubaya kepada RKZ dalam rangka melawan Covid-19. Foto: Humas Ubaya

Ikatan Alumni Ubaya, menyalurkan bantuan alat perlindungan diri (APD) untuk tenaga medis di RKZ Surabaya, sebagai bagian kepedulian dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Guna memenuhi kebutuhan medis khususnya alat perlindungan diri bagi tenaga medis menghadapi Covid-19, Ikatan Alumni Universitas Surabaya (Ubaya) salurkan bantuan ke rumah sakit Katolik St Vincentius A Paulo (RKZ) Surabaya.

Penyaluran bantuan APD ini diberikan langsung oleh Dr. Arman Linda, S.H., M.Si., Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat IKA Ubaya kepada perwakilan dari pihak Rumah Sakit RKZ Surabaya.

Kontribusi dalam menghadapi wabah Covid-19 kali ini, adalah bagian dari gerakan yang diwujudkan dengan memberi sumbangan berupa perlengkapan kesehatan yang dapat digunakan tenaga medis dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 saat menangani pasien di lingkungan Rumah Sakit RKZ Surabaya. Aksi nyata ini merupakan awal rangkaian kegiatan dalam membantu tenaga medis di rumah sakit.

“Kami mencoba membantu memfasilitasi kebutuhan tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19 dan RKZ merupakan satu diantara rumah sakit yang telah bekerjasama dengan Ubaya. Gerakan kepedulian dalam menghadapi Covid-19 tidak berhenti disini, kami akan memberikan bantuan APD kepada rumah sakit lain,” terang Arman.

Bantuan yang diberikan IKA Ubaya untuk RKZ Surabaya kali ini, diantaranya surgical gown, cairan disinfektan, sarung tangan Nitrile Golden Glove, sarung tangan latex, alkohol 70%, alkohol 95%, face shield mask, kacamata medis, dan Hazmat suit atau APD.

Saat ini, tambah Arman kasus Covid-19 merupakan peristiwa global yang dapat dirasakan oleh berbagai pihak. Melalui peristiwa ini, warga harus saling peduli dan mendukung dalam mencegah penyebaran virus.

Semua masyarakat dapat berkontribusi meringankan beban tenaga medis dan memberi bantuan dengan mengikuti anjuran serta mentaati peraturan dari pemerintah untuk tetap berada di rumah maupun melakukan physical distancing.

“Himbauan yang diberikan pemerintah juga baik untuk diri sendiri agar mencegah terjadinya penyebaran virus. Bagi warga yang masih belum bisa beraktivitas di rumah atau Work From Home (WFH) karena harus bekerja harian, maka disarankan untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan. Jika pergi keluar rumah sebisa mungkin menggunakan masker serta jangan lupa cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. IKA Ubaya berharap sumbangan yang diberikan dapat membantu tenaga medis berjuang dalam menangani virus ini,” pungkas Arman, Selasa (7/4/2020).(tok/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Fabian Yudhistira

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Rabu, 30 September 2020
32o
Kurs