Rabu, 25 November 2020

Peta Digital Sebaran COVID-19 di Jatim Tidak untuk Publik

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur di Grahadi, Selasa (17/3/2020), mengafirmasi enam kasus positif COVID-19 pertama di Jatim hasil pemeriksaan spesimen di RS Unair. Foto: Denza suarasurabaya.net

Pemprov Jatim lewat Satgas Penanganan COVID-19 bersama Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-emerging (Pinere) RSUD dr Soetomo men-tracing (melacak) riwayat kontak enam pasien positif COVID-19.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim memastikan, tracing ini sudah dilakukan dengan mengoordinasikan titik-titik riwayat kontak enam pasien positif COVID-19 ini ke Tim Pinere RSUD dr Soetomo.

“Pada H minus berapa (pasien positif) berkomunikasi dengan siapa? Di titik mana? Sudah ada di peta digital di gugus tugas ini. Tapi kami tidak bisa publish agar tidak menimbulkan kepanikan,” ujarnya di Grahadi, Selasa (17/3/2020).

Tim Pinere, menurutnya juga akan melakukan langkah preventif terhadap keluarga pasien. Langkah itu, bisa jadi imbauan agar isolasi secara mandiri atau di rumah sakit.

“Saya konfirmasi dengan Tim Pinere, mereka akan tracing keluarga. Pasti mereka akan melakukan langkah preventif. Kalau enam pasien itu, informasi yang saya dapat, mereka dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Khofifah bilang, dari enam kasus positif COVID-19 pertama di Jatim ini sebagian dari pasien pro aktif memeriksakan diri di Lembaga Penyakit Tropis Unair. Menurutnya itu positif.

“Artinya harapan untuk sembuh makin baik kalau masing-masing (warga) kemudian punya keinginan untuk ngecek, oh ya saya demam, saya batuk, atau mungkin ada sesak napas dan seterusnya,” ujarnya.(den/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Kecelakaan Mobil di Tol Porong arah Sidoarjo

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Surabaya
Rabu, 25 November 2020
34o
Kurs