Minggu, 14 Agustus 2022

PT KAI Daop 8 Surabaya Turunkan Kapasitas Daya Angkutan Penumpang

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Ilustrasi. Pelayanan tiket kereta api di Stasiun Gubeng Surabaya. Foto: Istimewa

PT KAI Daop 8 Surabaya menurunkan daya kapasitas angkutan penumpang untuk KA Lokal, yang sebelumnya berkapasitas 150 persen menjadi 75 persen.

Di mana setiap harinya, terdapat 46 perjalanan KA Lokal yang beroperasi dengan daya kapasitas terdiri dari 25.564 tempat duduk (100 persen) dan toleransi tiket berdiri (50 persen dari tempat duduk) sebanyak 12.782 orang.

“Jadi total dalam seharinya, daya kapasitas perjalanan KA Lokal di wilayah PT KAI daop 8 Surabaya bisa mencapai 38.346 penumpang, dengan adanya kebijakan pengurangan kapasitas menjadi 75 persen, maka sekarang kapasitas daya angkutnya menjadi 19.182 penumpang per harinya,” kata Suprapto Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Selasa (24/3/2020).

Selain itu, PT KAI Daop 8 Surabaya juga akan membatalkan 3 perjalanan kereta api secara keseluruhan dan memperpendek relasi tujuan 4 perjalanan KA di wilayahnya. Kebijakan itu berlaku mulai dari tanggal 26-31 Maret 2020. Adapun tiga perjalanan KA yang dibatalkan yaitu KA Sembrani relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi – Gambir, KA Gumarang relasi Stasiun Pasar Turi – Stasiun Pasar Senen, dan KA Songoriti relasi Stasiun Surabaya Gubeng – Stasiun Malang.

Sementara 4 perjalanan KA yang mengalami perpendekan relasi tujuan, di antaranya:

1. KA Argo Wilis relasi Sebelumnya Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp, menjadi Stasiun Surabaya Gubeng – Bandung/pp.
2. KA Mutiara Selatan relasi sebelumnya Malang – Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp, menjadi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung/pp.
3. KA Turangga relasi Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp, menjadi Surabaya Gubeng – Bandung/pp.
4. KA Malabar relasi Malang – Bandung – Pasar Senen/pp menjadi Malang – Bandung/pp.

Suprapto mengatakan, kebijakan ini untuk mendukung social distancing yang dianjurkan pemerintah. Di mana masyarakat diminta untuk mengurangi mobilitasnya.

Pihaknya mengakui, imbas Covid-19 ini berdampak pada penurunan jumlah penumpang kereta api di wilayahnya. Itu terlihat dari jumlah kumulatif penumpang KA yang naik selama periode 1-23 Maret 2020, yang hanya mencapai 627.839 penumpang atau 58,89 persen dari program sebesar 1.066.109 penumpang.

“Meskipun terdapat pengurangan jadwal kereta api, PT KAI Daop 8 Surabaya tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang yang membutuhkan transportasi kereta api dengan segala protokol pencegahan virus corona yang telah diterapkan,” kata dia. (ang/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Minggu, 14 Agustus 2022
25o
Kurs