Senin, 3 Oktober 2022

Satgas Pasar Keputran Surabaya Bersama PDPS Sidak Masker

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Pedagang di Pasar Keputran. Foto : Istimewa

Satgas Tangguh Pasar Keputran Surabaya bersama manajemen Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) melakukan sidak masker dan protokol kesehatan ke beberapa stand pasar, Selasa (28/07/2020) malam.

Achmad Munif Ketua I Gugus Tugas Pasar Tangguh Keputran Surabaya mengatakan, sejak tiga hari terbentuk tim satgas ini langsung aktif bekerja untuk menertibkan protokol kesehatan di area pasar.

“Terus terang pembentukannya mendadak. Tapi meski mendadak, protokol kesehatan tetap kita utamakan demi lancarnya Pasar Keputran,” kata Achmad saat ditemui di sela kegiatan penertiban masker, Selama malam.

Achmad menjelaskan, sidak penertiban masker ke dalam stand pasar ini baru pertama kali dilakukan. Namun, ia menyatakan, ke depan penertiban masker akan terus dilakukan secara berkala.

“Kita setiap waktu inginnya seperti tadi. Ini tadi pertama operasi langsung ke dalam pedagang. Yang tidak pakai masker, langsung diberi sanksi. Tadi ada yang disuruh baca pancasila,” ungkap dia.

Tak hanya melakukan penertiban masker ke dalam stand pasar. Setiap pengunjung atau kendaraan yang melintas di jalan Pasar Keputran juga dilakukan pengecekan suhu tubuh. Bahkan, bagi mereka yang tak memakai masker langsung disuruh petugas putar balik.

Achmad mengungkapkan, pembentukan Satgas Pasar Tangguh ini melibatkan beberapa elemen. Mulai manajemen PD Pasar Surya, pedagang, kuli angkut, hingga petugas keamanan pasar. Mereka terbagi dua shift dan bertugas menegakkan disiplin protokol kesehatan di Pasar Keputran.

“Ada Satgas Wani Ngandani, Wani Noto, Wani Woro-woro, saya perbanyak memang agar mempermudah kita. Setiap lorong-lorong pasar itu juga kita bentuk,” katanya.

Sementara itu, Ufik Indrajaya Kepala Pasar Keputran Surabaya mengatakan, sidak malam ini dilakukan oleh personel gabungan dari Satgas Pasar Tangguh dan tim PD Pasar Surya. “Setiap malam kita operasi masker dan memberikan edukasi ke masyarakat terkait bahaya corona,” kata Ufik.

Di samping itu pula, Ufik menyatakan, ke depan pihaknya akan terus melakukan edukasi kepada pedagang maupun pembeli tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19. “Harapannya pemulihan ekonomi ini bisa segera 100 persen. Kalau sekarang ini mungkin 80 persen,” kata dia.

Karena itu, pihaknya berharap kepada para pedagang di Pasar Keputran agar turut aktif berani saling mengingatkan satu sama lain tentang pentingnya memakai masker dan jaga jarak. “Dari pedagang sendiri istilahnya berani ngandani (mengingatkan). Karena petugas sendiri juga terbatas,” katanya.(bid/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Surabaya
Senin, 3 Oktober 2022
29o
Kurs