Selasa, 15 Juni 2021

Sejumlah KCP Bukopin di Surabaya Didatangi Nasabah yang Tarik Dana

Laporan oleh Restu Indah
Bagikan
Mesin ATM yang tidak berfungsi. Foto : Baskoro suarasurabaya.net

Sejumlah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bukopin di Kota Surabaya ramai didatangi nasabah pada Kamis (2/7/2020). Meski baru dibuka pada pukul 09.00 WIB, informasi yang diterima suarasurabaya.net, banyak nasabah sudah mengantre beberapa jam sebelumnya. Setidaknya hal ini terlihat di KCP Mulyosari dan KCP Darmo.

Nasabah berbondong-bondong datang ke bank karaena mereka ingin mencairkan dana, mulai dari dana tabungan sampai dana pensiun. Akibat membludaknya antrean, pihak bank menerapkan sistem antrean nomor urut.

Seorang nasabah di KCP Mulyosari mengatakan, tiap harinya, mereka dibatasi hanya boleh mencairkan dana sebanyak Rp 3 juta tiap hari melalui teller. Sedangkan, di KC Surabaya Jalan Panglima Sudirman, maksimal Rp 5 Juta.

Sementara sejumlah ATM di KCP Bukopin tidak berfungsi. Seorang petugas di KCP Darmo mengatakan, ATM Bukopin selama beberapa hari memang tidak berfungsi. Di Kantor Cabang Pembantu Darmo , antrean juga terjadi.

Sekitar pukul 12.00 WIB, sudah ada 147 antrean. Pihak bank bahkan menyediakan sebuah tenda untuk nasabah menunggu giliran antrean.

Di KCP ini, di dalam ruangan ATM, terdapat sejumlah tempelan berita dari portal nasional yang menyatakan bahkan kinerja Bukopin dalam kondisi membaik.

Sebelumnya, sempat beredar informasi di media sosial yang mengajak masyarakat untuk melakukan penarikan dana di perbankan. Dalam pesan itu, ada tiga bank yang disebut, yaitu Bank Tabungan Negara (BTN), Bukopin, dan Mayapada.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat mewaspadai informasi tersebut. Sekar Putih Djarot Juru Bicara OJK mengatakan, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks alias tidak benar.

OJK juga sudah melaporkan informasi hoaks itu kepada pihak Bareskrim Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk diusut dan ditindak sesuai ketentuan.

“Berdasarkan data OJK pada bulan Mei 2020, tingkat permodalan dan likuiditas perbankan masih dalam kondisi yang aman,” ujarnya kepada suarasurabaya.net, Kamis (2/7/2020).

Terkait persolaan Bukopin sendiri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pernyataan efektif pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas kelima (PUT V) PT Bank Bukopin Tbk. melalui penerbitan saham baru.

Caranya dengan memberikan penawaran Hak Memesan Efek Terbatas Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham yang penggunaan dananya seluruhnya digunakan untuk modal kerja dalam rangka meningkatkan pertumbuhan kredit.

Menurut Sekar, dalam Prospektus PUT V PT Bank Bukopin Tbk. dinyatakan kedua pemegang saham utama, yaitu PT Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank Co. Ltd. (“Kookmin”) menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan seluruh haknya dalam PUT V.

Dalam PUT itu, Kookmin bertindak sebagai Pembeli Siaga yang akan mengambil seluruh sisa saham yang tidak dilaksanakan haknya oleh pemegang saham lainnya. Hal itu sesuai dengan rencana Kookmin menjadi Pemegang Saham Pengendali PT Bank Bukopin Tbk.

“OJK mendukung aksi korporasi PT Bank Bukopin Tbk. yang dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat dan nasabah pada khususnya terhadap pelayanan PT Bank Bukopin Tbk. ke depan,” katanya. (Bas/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran di Tanjungsari

Kemacetan di Tol Waru arah Dupak

Gerhana Bulan Total di Waru

Surabaya
Selasa, 15 Juni 2021
28o
Kurs