Selasa, 22 September 2020

Soal Pakai Masker, Ketidakacuhan Hari Ini Ancaman Hilangnya Generasi Masa Depan

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Rusmini yang dilakonkan Meimura, di pasar Menur saat bertemu warga masyarakat dan mengingatkan tetap pakai masker. Foto: Totok suarasurabaya.net

Ketidakpatuhan masyarakat untuk menjalani protokol kesehatan, pakai masker di masa pandemi Covid-19 ini misalnya, adalah ancaman bagi hilangnya generasi muda sebagai penerus masa depan bangsa.

Meimura aktor dan sutradara Ludruk menyampaikan itu usai mementaskan Rusmini Sobo Pasar, Rabu (5/8/2020) di pasar Menur Surabaya dalam aksinya mengingatkan masyaraat luas untuk tetap memakai masker saat berada di luar rumah di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga hari ini.

“Kalau kita tidak patuh pada protokol kesehatan hari ini, di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung ini, mengancam kita sendiri maupun anak-anak kita sebagai generasi muda penerus cita-cita masa depan bangsa. Kalau orang tua saja tidak patuh, bagaimana dengan anak-anak kita? Mereka adalah generasi penerus bangsa,” terang Meimura.

Meimura menunjukkan fakta di lapangan tentang masih banyaknya masyarakat yang tidak patuh pada protokol kesehatan, khususnya para orang tua. Padahal orang tua merupakan role model yang kerap ditiru dan diikuti oleh anak-anaknya secara langsung maupun tidak langsung.

“Pakai masker itu hal sederhana. Hal sepele kok sebenarnya, tapi sekaligus itu bisa jadi cerminan kepatuhan dan kecerdasan masyarakat kita. Jangan salahkan anak-anak kalau mereka ikut tidak patuh. Karena orang tua di sekitarnya tidak patuh. Ketidakpatuhan hari ini adalah ancaman bagi hilangnya generasi masa depan di masa pandemi Covid-19 ini,” tegas Meimura.

Oleh karena itu, pada aksinya kali ini di Pasar Menur, dan yang direncanakan juga bakal digelar di tempat-tempat umum lainnya di Kota Surabaya, Meimura tetap mengingatkan masyarakat agar patuh pada protokol kesehatan dan yang paling sederhana diantara protokol itu adalah tetap memakai masker saat berada di luar rumah.

“Karena memang pandemi Covid-19 ini hingga hari ini masih belum usai. Korban masih banyak berjatuhan. Dan pasar tradisional sangat rentan dengan penularan Covid-19, padahal di pasar tradisional banyak masyarakat berinteraksi. Aksi seperti ini terus kami upayakan hadir di tempat umum di Surabaya,” pungkas Meimura.

Aksi yang digelar pada Rabu (5/8/2020), Meimura menampilkan sosok Rusmini sebagai kekasih Besut dalam lakon Ludruk lawas, mendatangi Pasar Menur, Surabaya. Mengingatkan masyarakat, pembeli maupun pedagang, di masa pandemi Covid-19 ini untuk tetap patuh protokol kesehatan dengan memakai masker.

Pada aksinya itu Rusmini yang dilakonkan Meimura mengingatkan masyarakat agar patuh pakai masker. “Kebetulan ada stok masker, meskipun jumlahnya tidak banyak, kami bagikan kepada mereka yang memang tidak pakai masker dan kebetulan belum punya,” tutup Meimura.(tok/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Meinara Iman Dwihartanto

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Selasa, 22 September 2020
33o
Kurs