Rabu, 27 Oktober 2021

Soal PSBB, Gubernur Tunggu Rencana Detail Pencegahan Covid-19 yang Terukur dari Daerah di Surabaya Raya

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak Wagub Jatim,, dr Joni, dan dr Kohar, para penggawa Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur di Grahadi, Selasa (14/4/2020). Foto: Istimewa

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur masih belum tegas menyatakan apakah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Lamongan sudah perlu menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sampai sekarang, meskipun belum ada usulan dari masing-masing kabupaten/kota di daerah yang dia sebut Surabaya Raya, tapi angka penambahan kasusnya sudah semakin mengkhawatirkan. Khofifah mengakui soal angka kasus ini.

“Kalau PSBB itu, yang pertama adalah, angka dari yang sudah terkonfirmasi positif. Kalau kita lihat, angka Surabaya sudah mencapai 228. Kami sedang meminta untuk mendapatkan detail plan langkah pencegahan dan penghentian penularan Covid-19 ini secara terukur,” ujarnya.

Tidak hanya Surabaya, Khofifah menunggu rencana detail langkah-langkah terukur pencegahan Covid-19 ini dari daerah yang ada di wilayah Surabaya Raya, yakni Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Lamongan yang termasuk daerah dengan kasus tertinggi di Jatim.

Saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sidoarjo tercatat sebanyak 45 kasus, berada di urutan kedua setelah Surabaya. Urutan selanjutnya Kabupaten Lamongan dengan 25 kasus positif Covid-19, lalu Kabupaten Gresik sebanyak 18 kasus.

Khofifah bilang, empat Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di masing-masing kabupaten/kota di Surabaya Raya itu hari ini masih melakukan konsolidasi untuk menentukan langkah-langkah signifikan dan terukur untuk mencegah dan menghentikan penularan penyakit Covid-19.

“Kami menunggu, mudah-mudahan malam ini atau besok kami sudah dapat update. Karena kami mendengar, mereka masing-masing sudah melakukan rapat teknis,” kata Khofifah.

Sebelumnya, Heru Tjahjono Sekdaprov Jatim yang juga bagian dari Gugus Tugas Covid-19 Jatim mengatakan, Pemprov sedang menginventarisasi hal-hal yang sifatnya mendukung atau menjadi dasar pelaksanaan PSBB.

Heru mengaku sudah berkoordinasi dengan Sekretaris Kota Surabaya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Lamongan. Namun dia memastikan, sebenarnya beberapa item PSBB sudah dilakukan masing-masing daerah. (den/ang/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat BBM Terbakar di Tol Pandaan

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Rabu, 27 Oktober 2021
28o
Kurs