Selasa, 30 November 2021

UWKS Klarifikasi Soal Pemberian Nilai A Bagi Mahasiswa Yang Berdemo

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Aksi demo di depan Grahadi, menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan berbagai elemen termasuk mahasiswa. Foto: Dok/Anton Kusnanto suarasurabaya

Akhirnya Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Jumat (9/10/2020) melakukan klarifikasi pemberitaan yang beredar di banyak media, terkait pemberian nilai A bagi mahasiswa yang mengikuti aksi demo menolak UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020).

Andi Aruji, Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Humas UWKS, menyampaikan bahwa pihak kampus sangat menyayangkan kejadian atau pernyataan yang viral disejumlah media massa tersebut.

“Pernyataan tentang pemberian nilai A untuk mahasiswa yang mengikuti demo yang di lakukan oleh satu di antara dosen Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) UWKS tersebut merupakan inisiatif dosen itu sendiri, bukan bagian dari peraturan kampus dan pihak kampus menjadikan berita ini sebagai evaluasi penting,” tegas Andi Aruji.

Bambang Yunarko, SH., MH., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Ir. Soepriyono, MT Wakil Rektor Bidang Akademik UWKS menegaskan bahwa pihak kampus akan segera melakukan rapat dengan Dewan Pertimbangan Akademik, guna membahas lebih lanjut terkait pernyataan Dosen FISIP UWKS tersebut.

Sementara itu, terkait pernyataan satu diantara dosen FISIP UWKS dalam kaitannya dengan aksi demo menolak UU Cipta Kerja, yang memberikan kesempatan mahasiswanya mendapat nilai A dengan terlebih dahulu mengikuti aksi demo Kamis (8/10/2020) kemarin, adalah Umar Sholahudin pengampu mata kuliah Gerakan Sosial dan Pembangunan.

Dalam pernyataannya yang ditulis banyak media, Umar menyampaikan dengan serius dan sungguh-sungguh soal ajakan berdemo itu. Secara terang-terangan Umar melalui laman akun media sosial miliknya pribadi mendukung aksi menolak UU Cipta Kerja dan mengajak mahasiswanya untuk berdemo.

“Buat mahasiswa saya yang ikut demo tolak UU ‘Cilaka’ bersama buruh, untuk mata kuliah gersos (gerakan sosial) dan pembangunan saya kasih nilai A,” tulis Umar di akun media sosialnya tersebut.

Umar juga menyatakan bahwa dengan mendorong dan mengajak mahasiswanya untuk berdemo bersama para buruh, sebagai satu diantara cara menggugah simpati mahasiswanya terhadap perjuangan nasib para buruh.(tok/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 30 November 2021
28o
Kurs