Selasa, 7 Desember 2021

Wamenag: Penahanan Rizieq Shihab Jangan Direspons Berlebihan

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Zainut Tauhid Saadi memberikan keterangan di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Kamis (2/2/2017). Foto: Dok/Farid suarasurabaya.net

Zainut Tauhid Sa’adi Wakil Menteri Agama (Wamenag) berharap penahanan Rizieq Shihab Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tidak direspons secara berlebihan.

“Ikuti saja prosesnya, berdoa semoga kasus ini selesai dan semua pihak mendapat keadilan,” kata Zainut dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, dilansir Antara, Minggu (13/12/2020).

Zainut juga berharap organisasi masyarakat Islam mengedepankan kebijaksanaan dalam dakwah menegakkan kebenaran (amar ma’ruf) dan mencegah keburukan (nahi munkar).

Menurut dia, saat ini ada yang menganggap amar ma’ruf dilakukan dengan cara lembut, bijak, dan penuh kedamaian sedangkan nahi munkar dilakukan dengan cara keras.

“Rasulullah mengajarkan untuk melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar itu harus dengan penuh kebijaksanaan, contoh yang baik dan berdiskusi dengan cara yang lebih baik,” katanya.

Zainut juga mengemukakan bahwa peredaran ujaran kebencian dan berbagai macam hoaks, termasuk hoaks seputar isu keagamaan, di media sosial bisa melahirkan intoleransi.

“Hal ini bisa melahirkan intoleransi di tengah masyarakat, serta menjadi tantangan pada keharmonisan kehidupan berbangsa,” ujarnya. (ant/ang)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 7 Desember 2021
26o
Kurs