Rabu, 25 Mei 2022

23.230 Benur Hendak Diselundupkan ke Singapura

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Petugas gagalkan penyelundupan 23.230 benih lobster ke Singapura. Foto: KKP

Petugas gabungan menggagalkan upaya penyelundupan 23.230 benih bening lobster (BBL) atau benur dari Kepulauan Riau menuju Singapura, Sabtu (10/4/2021). Petugas gabungan mengamankan sebuah high speed craft atau kapal cepat di perairan Batu Cula.

Saat digeledah, kapal tersebut mengangkut 1 kardus styrofoam berisi 30 kantong berisi benur.

“Sinergitas kita yang semakin kuat di lapangan kian membuahkan hasil. Lagi-lagi, kami menggagalkan penyelundupan BBL,” kata Rina Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) dalam keterangan pers dari situs Kementerian Kelautan dan Perikanan, Minggu (11/4/2021).

Rina mengungkapkan, petugas pun menyita benur itu dan langsung melakukan reoksigen dan pencacahan. Hasilnya, ditemukan 29 kantong BBL berisi jenis pasir dengan jumlah sekira 23.084 ekor. Kemudian sisanya BBL jenis mutiara.

“Kita bergerak cepat dalam melakukan penyelamatan sumber daya ikan. Jadi kita tak ada kompromi dan toleransi dengan penyelundupan,” tegasnya.

Pengungkapan ini berawal dari informasi intelijen tentang dugaan adanya kapal cepat bermuatan BBL yang akan menuju Singapura pada Jumat (9/4/2021), sekira pukul 12.30 WIB. Petugas pun kemudian berpatroli dan bersiap untuk penyekatan terhadap kapal tersebut.

Kemudian tepat di koordinat 1°01.827′ Lintang Utara / 103°41.037′ Bujur Timur, Satgas Patroli Bea Cukai 1288 melihat ada sebuah kapal pancung bermesin 2 x 15 PK dengan 2 anak buah kapal menuju perairan internasional Singapura. Petugas pun langsung menghentikan sekaligus memeriksa kapal tersebut.

“Ini bukti kita tidak main-main. Kita libatkan intelijen untuk mendapatkan informasi, hingga kita tangkap kapal tersebut,” urai Rina.

Rina berharap, dari rangkaian penangkapan dan penggagalan penyeludupan BBL bisa memberikan efek jera terhadap para pelaku. Dia memastikan jajarannya selalu mengawasi pintu keluar-masuk komoditas perikanan di seluruh Indonesia.

“Kita akan selalu awasi pintu-pintu keluar-masuk. Dan dengan sinergitas bersama Polri, Bea Cukai serta aparat lainnya, kita akan terus jaga sumber daya perikanan kita,” katanya.(dfn/den)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 25 Mei 2022
30o
Kurs