Sabtu, 15 Mei 2021

27 Ribu Peserta UTBK SBMPTN Gugur karena Tidak Hadir Saat Ujian

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Pelaksanaan UTBK SBMPTN di Universitas Airlangga Surabaya. Selasa (20/4/2021). Foto: Humas Unair

Sebanyak lebih dari 27 ribu peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahap pertama secara otomatis gugur karena tidak hadir saat ujian.

Prof Mohammad Nasih Ketua Tim Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) bilang, peserta yang mengikuti UTBK tahap pertama itu 444.380 orang dari total 471.518 peserta se-Indonesia.

“Untuk tahap satu yang tidak hadir 27.138 secara nasional. Sehingga, tingkat kehadirannya 94,28 persen,” ujarnya, Selasa (20/4/2021).

Alasan ketidakhadiran peserta di ruangan ujian, menurut Nasih, berbagai macam. Sampai hari ini, Nasih belum menerima laporan adanya peserta yang berhalangan hadir karena jadi pasien Covid-19.

“Kami belum dengar laporannya (peserta berhalangan karena Covid-19) dari berbagai panitia UTBK, tetapi itu sepenuhnya menjadi kewenangan dari pusat,” ujarnya.

Nasih menegaskan, tidak ada kesempatan kedua bagi peserta yang tidak hadir mengikuti UTBK. Kebijakan itu diambil demi keadilan bagi peserta yang mendaftar dalam gelombang kedua.

“Kami tidak bisa mengakomodasi itu untuk memberikan kesempatan pada semuanya. Prinsipnya di situ,” kata Nasih.

Meski cukup banyak peserta yang tidak hadir saat ujian, tingkat kehadiran peserta dalam UTBK SBMPTN tahap pertama ini menurut Nasih masih lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

Secara persentase, tingkat kehadiran peserta UTBK SBMPTN itu mencapai 94,28 persen. Dibandingkan dengan tingkat kehadiran UTBK SBMPTN 2020 lalu yang hanya 93 persen, kali ini memang masih lebih tinggi.

“Ya, syukurlah. Berarti, meski di tengah pandemi, peserta ini masih semangat. Tentunya kami juga memperhatikan protokol kesehatan dengan ketat. Dan hasil screening secara acak tidak ada yang positif,” ujarnya.

Perlu diketahui, jumlah peserta di tahap pertama pelaksanaan UTBK SBMPTN 2021 ini baru sekitar 65 persen dari total peserta SBMPTN tahun ini. Sisanya, 35 persen, akan mengikuti UTBK tahap kedua.

Rencananya, UTBK SBMPTN tahap kedua akan digelar pada 26 April-2 Mei 2021 mendatang. Nasih berharap, tingkat kehadiran peserta di gelombang kedua nanti juga tinggi.(den/frh/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Wadungasri Macet

Kecelakaan di Gunungsari

Kecelakaan di Manyar Gresik

Truk Terguling, Solar Menggenangi Jalan

Surabaya
Sabtu, 15 Mei 2021
33o
Kurs