Jumat, 3 Desember 2021

300 Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19, Pemkot Surabaya Siapkan Asrama dan Beasiswa

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Eri Cahyadi, menerima bantuan dari pelajar SD SMP Se-Surabaya kepada sesama pelajar terdampak pandemi Covid-19, di Balai Kota Surabaya, Jumat (13/8/2021). Foto : Humas Pemkot

Pandemi Covid-19 berdampak pada anak-anak yang kehilangan orang tuanya. Pemkot sampai sekarang masih mendata berapa banyak anak yang jadi yatim, piatu, dan yatim piatu karena pandemi Covid-19.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengaku sudah menjumpai sebagian anak-anak yatim akibat Pandemi Covid-19. Dia sampaikan kesan kekagumannya setelah menemui mereka.

“Yang orang tuanya wafat setelah terpapar. Penuh ketegaran. Hanya sekali-dua kali air mata menetes. Mengenang senyum ayah dan bunda. Merindukan pelukan ayah dan bunda seusai sekolah atau bermain. Selebihnya saya membaca bahasa ketegaran pada diri mereka,“ katanya.

Eri Cahyadi memastikan, Forkopimda Kota Surabaya sepakat berjuang habis-habisan demi kepentingan masyarakat. Khusus untuk anak-anak terdampak, Pemkot Surabaya berencana menyiapkan asrama dan beasiswa.

“Jumlahnya hari ini ada sekitar 300-an, tapi masih kami data kembali. Fainsya Allah kami akan berikan asrama jika tidak punya rumah atau rumahnya tidak memenuhi kelayakan,” kata Eri.

“Kami juga akan biayai pendidikannya sampai kuliah. Sehingga, anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya ini masih merasa mempunyai keluarga besar, yaitu keluarga besar Kota Surabaya,” ujarnya.

Dia sampaikan itu setelah mengikuti acara penyerahan bantuan dari pelajar SD, SMP Se-Surabaya kepada sesama pelajar terdampak pandemi Covid-19, di Balai Kota Surabaya, Jumat (13/8/2021) kemarin.

Eri Cahyadi mengajak semua warga Surabaya berikhtiar menemani mereka menjemput masa depan. Membawa mereka ke jenjang berikutnya. Membuat ayahanda dan ibundanya tersenyum melihat ketegaran dan keberhasilan sang anak.

“Kita doakan bersama, anak-anak Surabaya akan tumbuh menjadi generasi hebat, generasi yang menguasai sains, tapi dengan hati dan tindakan yang selalu membumi, penuh takwa dan jiwa welas asih membantu sesama,” ujarnya. (man/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
26o
Kurs