Jumat, 21 Januari 2022

Begini Cara Komunitas Perempuan Penulis Merayakan Hari Bumi

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
PERLIMA peringati hari Bumi tanam 15 pohon ajak masyarakat menjaga bumi demi anak cucu. Foto: Humas PERLIMA

Komunitas Perempuan Penulis Padma (Perlima) memperingati Hari Bumi di Dusun Semambung, Capang Purwodadi, Pasuruan, Sabtu (24/4/2021). Mereka mengajak semua semua orang menjaga bumi. Caranya, mereka menanam 15 pohon keindahan seperti Tabebuya, Pohon Kupu-Kupu, dan Pohon Sepatu di dusun itu.

“Kami harap kelak dusun ini menjadi dusun yang berbunga dan indah, sehingga menarik perhatian publik dan bisa menjadi potensi wisata. Komunitas yang baru berdiri 30 Maret 2021 ini akan melengkapi pohon-pohon keindahan lain pada peringatan hari bumi selanjutnya,” kata Wina Bojonegoro pendiri PERLIMA.

Wilis Arif Affandi Ketua Komunitas Perlima bilang, Hari Bumi 2021 menjadi bagian dari misi komunitas ini dalam menggerakkan masyarakat untuk menanam pohon. Lantas bagaimana relasi menanam pohon dengan literasi atau kegiatan menulis?

“Literasi itu luas, efeknya bisa mempengaruhi seluruh dimensi pendidikan. Perempuan sebagai tiang rumah tangga, apalagi yang senang menulis dan membaca, harus mampu menyadarkan lingkungannya bahwa bumi kita ini titipan untuk anak cucu. Kita meminjam bumi hari ini dari masa depan generasi selanjutnya,” katanya.

Sejak berdiri, Komunitas Perempuan Penulis Padma sudah dipenuhi berbagai kegiatan. Wina Bojonegoro membentuk komunitas ini untuk mencerdaskan perempuan Indonesia melalui literasi. Baik sastra maupun nonsastra. Tidak hanya literasi, persoalan sosial dan lingkungan sekitar juga turut menjadi bagian dari kepeduliannya.

Pada bulan Ramadan ini Komunitas Perlima mengadakan Parade Baca Cerpen secara live tiap akhir pekan, Jumat dan Minggu, melalui akun Instagram perlima.official. Karya-karya yang dibacakan dari buku antologi hasil tulisan murid-murid kelas menulis cerpen bersama Wina Bojonegoro dan beberapa pembimbing lainnya.

“Komunitas ini juga menjadi ajang bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri, termasuk dengan segala ide-idenya. Satu diantara anggota, mengusulkan adanya kegiatan mendongeng untuk anak-anak. Hal ini tentunya menjadi masukan positif bagi pengurus. Otomatis langsung disetujui untuk masuk dalam program tahun ini,” tambah Wilis Arif Affandi.

Mei besok, dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional, komunitas ini akan menghadirkan beberapa tokoh masyarakat untuk berbicara mengenai Perempuan Menulis. Selain itu pada Juni mendatang Perlima berencana menggelar ajang dongeng untuk anak-anak Indonesia di berbagai kota, sesuai kedudukan masing-masing anggota. (tok/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Jumat, 21 Januari 2022
32o
Kurs