Jumat, 3 Februari 2023

Beri Solusi atas Persoalan Masyarakat, Untag Gelar Matching Fund 2021 di Blitar

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Pelaksanaan program Matching Fund 2021 dari Kemenristekdikti dilaksanakan Untag Sursbaya di Blitar. Foto: Humas Untag

Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Surabaya menggelar program Matching Fund 2021 di desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, untuk memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi oleh masyarakat sekitar.

Dr. Ayun Maduwinarti, MP., Ketua Pelaksana bersama Aris Heri Andriawan, ST., MT., Ketua LPPM dan Harjo Seputro, ST., MT., Wakil Rektor I Untag Surabaya menyerahkan program kerja Matching Fund 2021 pada Selasa (5/10/2021) kepada pihak desa sebagai pertanda dimulainya kegiatan ini.

Pada pelaksanaannya, Untag dijadwalkan mengaplikasikan 23 topik kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa guna mengembangkan potensi, mendukung ekonomi kreatif hingga menyiapkan Desa Minggirsari menjadi Desa Wisata Pendidikan.

Harjo Seputro berharap pelaksanaan Matching Fund 2021 mampu menjadi sarana peningkatan dan perluasan manfaat perguruan tinggi pada masyarakat.

Selain itu, dengan adanya program Matching Fund yang merupakan bagian dari program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka), mahasiswa mampu mendapat pembelajaran dengan langsung memberikan solusi permasalahan pada masyarakat sesuai sasaran yang dituju.

Output-nya nanti desa Minggirsari dapat membuat studi ekonomi kreatif yang dapat berkelanjutan dengan hasil akhir masyarakat menjadi lebih sejahtera dan kompetensi lulusan Untag dapat berdaya saing,” terang Harjo Seputro, Selasa (5/10/2021).

Kegiatan disambut baik oleh pemerintah Kabupaten Blitar. Ir. Ulfi Zulfikar Zuqzas, MM Asisten 2 Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Blitar, menyampaikan rasa terima kasih kepada Untag karena telah memilih satu desa di Blitar sebagai tempat pengimplementasian program MBKM proyek di desa.

“Kami sangat mengapresiasi adanya berbagai program pengabdian masyarakat serta penelitian Untag Surabaya yang telah mencakup banyak bidang. Semoga menjadi spirit bagi masyarakat desa agar menjadi mandiri dan sejahtera,” kata Ulfi.

Sementara Eko Hariadi Kepala Desa Minggirsari berharap masyarakat desanya bisa mendapat energi positif dari program ini.

“Desa Minggirsari sangat terbantu dengan mendapatkan pembinaan dengan memanfaatkan potensi desa yang ada sesuai dengan tujuan desa sebagai Pusat Studi Ekonomi Kreatif dan Wisata Pendidikan. Terima kasih banyak atas energi positifnya dari Untag Surabaya, ” pungkasnya.(tok/dfn/ipg)

Berita Terkait