Jumat, 3 Desember 2021

Digitalisasi Fotografi Jadi Penunjang Penting Profesi Kehumasan Saat Ini

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Muchamad Ardani Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Utara pada diskusi daring Ancaman dan Peluang Digitalisasi Fotografi, Senin (18/10/2021). Foto: Capture zoom/Totok suarasurabaya.net

Di era digital, profesi kehumasan didukung sepenuhnya oleh kemajuan dan perkembangan teknologi digital itu sendiri. Satu di antaranya adalah bidang fotografi.

“Digitalisasi dunia fotografi yang terus berkembang saat ini justru memberikan dukungan atau manfaat penting bagi profesi kehumasan. Khususnya bidang fotografi yang tidak bisa dilepaskan dari profesi kehumasan. Sangat besar manfaatnya,” terang Muchamad Ardani Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Utara, Senin (18/10/2021).

Dani sapaan Muchamad Ardani menyampaikan bahwa pada profesi kehumasan, fungsi fotografi tidak kalah penting lantaran memberikan support atau dukungan bagi pemberian informasi bagi masyarakat luas melalui berbagai media cetak maupun online yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan luar negeri.

“Saat ini, dengan semakin digunakannya sarana digital termasuk pemberitaan maka fungsi kami di Bea Cukai menjadi semakin luas. Kehumasan yang awalnya hanya mendokumentasikan aktivitas di internal saja kini semakin luas. Dan fotografi menjadi bagian penting melengkapi informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat. Karena itu fungsi kegumasan sangat didukung kemajuan dunia digital. Khususnya digitalisasi fotografi,” tambah Dani.

Dani yang memang gemar fotografi lalu mencontohkan pada saat institusinya mengungkap sebuah kasus penyeludupan yang berlangsung pada dini hari, dan konferensi pers dilangsungkan saat itu juga, maka informasi berikut sejumlah foto langsung tersebar ke berbagai media dalam hitungan jam saja.

Hal lain yang juga sangat mendukung profesi kehumasan terkait digitalisasi dunja fotografi, kata Dani adalah pengarsipan. “Digitalisasi fotografi memang pada akhirnya memberikan kemudahan membuat foto. Siapapun dengan mudah memotret. Tapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana menyimpan atau mengarsip karya foto itu. Dan dunia digital membantu memberikan kemudahan. Ini sangat kami rasakan,” ujar Dani.

Menanggapi itu, Becky Subecky Redaktur Foto Jawa Pos membenarkan bahwa digitalisasi fotografi memberikan banyak kemudahan, termasuk bidang pekerjaan kehumasan. “Tetapi tetap perlu dipahami bahwa kemudahan tersebut harus dibarengi dengan keterampilan, pengetahuan, agar karya yang dihasilkan betul-betul sesuai kebutuhan masyarakat,” papar Becky Subecky.

Di masa mendatang, lanjut Becky digitalisasi yang terjadi termasuk pada dunia fotografi akan memunculkan banyak hal baru sebagai dampak semakin banyaknya hal-hal baru yang bermunculan. “Memotret dengan gadget juga akan menjadi bagian penting dunia fotografi yang semakin berkembang. Ini juga bagian dari perkembangan digitalisasi,” tutup Becky.

Muchamad Ardani Kabag Umum Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara, dan Becky Subecky Redaktur Foto Jawa Pos, Senin (18/10/2021) bersama Mamuk Ismuntoro Pendirian Matanesia Indonesia adalah nara sumber pada diskusi daring Ancaman dan Peluang Digitalisasi Fotografi, gelaran beritajatim.com yang dimoderatori Hendro Dwijo Laksono.(tok/tin/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
29o
Kurs