Minggu, 28 November 2021

Gotong Royong Lewat Donor Penting di Masa Pandemi

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
flyer

Berkurangnya masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan semakin meningkatnya kesembuhan penderita Covid-19, ditambah semakin massifnya kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kota Surabaya patut disyukuri.

Namun demikian ketersediaan darah maupun plasma konvalesen tetap harus dijaga, agar kekosongan tidak sampai terjadi.

Dokter Martono Adi kepala bagian (Kabag) Humas dan Layanan PMI Surabaya membenarkan bahwa kondisi stok persediaan darah memang mulai menipis sejak beberapa hari yang lalu dan belum terjadi penambahan signifikan.

“Untuk semua jenis golongan darah. Persediaannya terus menipis. Sejak sekitar dua tiga hari yang lalu jumlahnya terus berkurang. Masih belum banyak pendonor darah yang hadir,” terang dr. Martono.

Selain tidak banyaknya pendonor darah yang hadir di PMI Surabaya, menipisnya jumlah stok persediaan darah juga dikarenakan belum adanya instansi atau perusahaan di Kota Surabaya yang secara masif menggelar kegiatan donor darah.

“Instansi juga tidak banyak menggelar donor darah. Padahal biasanya sampai akhir Agustus kegiatan donor darah selalu ramai digelar untuk peringatan HUT Kemerdekaan RI, tahun ini tidak banyak. Itu juga bisa jadi penyebab menipisnya stok darah di PMI Surabaya,” lanjut Martono.

Guna menjaga kestabilan stok darah sekaligus juga tetap menggalakkan skrining donor plasma konvalesen sebagai terapi efektif bagi penderita Covid-19, Yayasan Bersama Indonesia Sehat berkolaborasi dengan dengan Gusdurian Peduli, INTI Jawa Timur, Berkah Langit Foundation, Jogoboyo, Reblood & UDD PMI Kota Surabaya, berencana gelar donor darah dan skrining donor plasma konvalesen, Sabtu (4/9/2021) bertempat di sekretariat Yayasan Bersama Indonesia Sehat Jl. Mawar Surabaya.

“Gerakan bersama ini diharapkan selain menggugah empati dan memotivasi para pendonor atau para penyintas Covid-19 untuk bisa berkontribusi sukarela mendonorkan plasma konvalesen untuk membantu pasien Covid-19,” terang Teguh Prihandoko Ketua Umum Yayasan Bersama Indonesia Sehat, Kamis (2/9/2021).

Pada kegiatan yang nantinya menghadirkan dua unit mobil layanan donor darah PMI Surabaya tersebut dapat menghadirkan sekurangnya 200 peserta donor darah maupun skrining plasma konvalesen. Kegiatan dimulai pukul 08.00 dan memang dibatasi sampai dengan sekitar pukul 13.00. “Tapi kalau masyarakat masih datang melebihi jadwal itu, tetap akan kami layani,” tegas Teguh.

Yang terpenting, lanjut Teguh semangat dan antusiasme warga masyarakat untuk bergotong-royong, saling membantu, melalui kegiatan sosial donor darah maupun donor plasma konvalesen ini harus diapresiasi dan mendapatkan wadah.

“Gotong-royong, saling membantu di masa pandemi ini menjadi bagian penting yang harus diapresiasi. Donor darah dan donor plasma konvalesen di masa pandemi Covid-19 ini memberikan manfaat bagi orang lain. Ini yang penting,” pungkas Teguh.(tok/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Minggu, 28 November 2021
28o
Kurs