Jumat, 26 Februari 2021

Jalan Berlubang, Ancaman Maut di Musim Hujan

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Kondisi jalan Ir. Soekarno yang banyak berlubang, di depan Telkom Landmark Tower, Surabaya, Minggu (17/1/2021). Foto: Anton suarasurabaya.net

Saat musim penghujan, genangan air kerap dijumpai di beberapa kawasan di Kota Surabaya dan sekitarnya. Apalagi genangan air di jalan berpotensi membahayakan pengendara jika jalan yang dilewati berlubang.

Pendengar Radio Suara Surabaya dan netter di kanal media sosial e100 sering mengeluhkan beberapa lokasi jalan rusak. Dari banyaknya lokasi tersebut, beberapa di antaranya mendapat keluhan paling banyak karena tak jarang menyebabkan kecelakaan.

Jalan Rusak di Kota Surabaya

Berdasarkan data yang dirangkum tim suarasurabaya.net, beberapa lokasi di Surabaya yang sering dikeluhkan yakni di kawasan Margomulyo, perempatan Tugu Pahlawan, Jalan Tambak Osowilangon, Jalan Tanjungsari-Tandes hingga jalan di kawasan Romokalisari.

“Jalan di Surabaya ada beberapa yang berlubang seperti di Tanjungsari arah Gembong,” kata Ikhwan pendengar pada Sabtu (12/12/2020) lalu.

“Pengendara yang dari Benowo ke Kepatihan harap berhati-hati karena banyak jalan berlubang,” kata Zainullah pendengar yang melaporkan Minggu (20/12/2020) lalu.

“Di Karangpilang Mastrip ada pengendara motor jatuh kena jalan berlubang,” kata Fatkurozi pendengar, Minggu (10/1/2021) lalu.

Selain kecelakaan, jalan berlubang juga sering menyebabkan kemacetan.

“Margomulyo padat sekali karena jalan berlubang,” kata Hengki Febrianto pendengar, Jumat (8/1/2021).

“Dari Rumah Sakit Bunda arah Romokalisari banyak jalan berlubang. Kalau ditanami pisang bisa tumbuh itu. Kasian pengendara motor,” keluh Roney Hartanto pada Rabu (13/1/2021) lalu.

“Margomulyo – greges – osowilangun. Banyak bgt lubang yang cukup dalam, kawasan banjir jika hujan deras, lampu PJU sering mati. Rusak parah di u-turn juga sering bikin macet. Berbahaya utk pengendara motor, apalagi barengannya pasti truk2 besar,” tulis @RenaliaP melalui Twitter @e100ss.

“Di daerah Terminal Tambak Osowilangun. Tetap nya di bawah jembatan tol. Rusak parah,” tulis akun Lail Qudri melalui Facebook.

“Gk ngalahno jl. Margomulyo smpe kalianak berkali2 tambal sulam jebol lg…,” tulis akun Dwii Lucky melalui Facebook.

Tidak hanya jalan berlubang, pendengar maupun netter juga mengeluhkan banyaknya jalan bergelombang di Surabaya. Terutama di kawasan perempatan Tugu Pahlawan dan Jalan Tambak Osowilangon.

“Kalau boleh saya bilang. Surabaya hampir sebagian besar jalanya bergelombang. Tambalan yg ngga rata. Ngga sesuai dengan icon kota metropolitan, taman boleh bagus tp jalan parah,” tulis akun @lex_889 via Twitter.

“Yg paling byk jalan bergelombang, spt naik trail di offroad, tp aspal. Spt perempatan jln bubutan, lampu merah dkt tugu pahlawan, jln kembar dr pakuwon sampai unesa. HR mohamad sisi utara. Sgt gak nyaman klo naik motor,” tulis akun Danu Iswara lewat facebook e100.

“Tanjungsari – Tambak Mayor, bergelombang ga jelas koyo tahun 2020,” tulis akun @enlesmono via Twitter.

Selain titik jalan rusak diatas, masyarakat juga banyak yang mengeluhkan jalan rusak di Jl. Jagir Wonokromo, Jl. Lontar, Jalan depan UNESA Lidah, Jl. Raya Dukuh Kupang, Jl. Arif Rahman Hakim, jalan di kawasan Sukomanunggal, Jl. Kalianak Barat, jalan di kawasan Kedungdoro, Jl. Ketintang Madya dan sepanjang Jl. Wonokromo arah Jl. Panjangjiwo.

Jalan Rusak di Kabupaten Sidoarjo

Tidak hanya di Surabaya, Suara Surabaya juga dipenuhi keluhan jalan rusak dari Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya jalan berlubang di exit tol Waru. Sebagian dari mereka juga menyayangkan tiang PJU yang padam sehingga hal itu bisa membayakan pengendara yang melintas di malam hari.

“Medaeng ke Cito banyak jalan berlubang. Apalagi kalau malam gelap karena PJU banyak yang padam,” kata Lira pendengar yang melaporkan ke Radio SS pada Sabtu (19/12/2021) lalu.

“Kalau kita keluar waru arah Cito, di bawah tol banyak jalan berlubang dan PJU tidak ada,” lapor Yovie Andrian pendengar pada Kamis (28/1/2021).

Layang Trosobo tak luput dari sorotan. Tak hanya satu dua, namun banyak yang menyoroti kondisi jalan berlubang.

“4 hari yg lalu teman kerja saya kecelakaan tunggal di jln layang trosobo gara gara jalan berlobang.. memang benar kata pepatah aborigin.. jalan berlobang tak senikmat lobang berjalan…”kata Dre yang memposting keluhannya di Facebook e-100.

“Di jembatan layang trosobo arah surabaya ada jalan berlubang dan kondisi jalan gelap. Dan ada warga yang memberikan tanda dengan melambaikan tangan untuk memberi tahu kalau ada lubang,” kata Arif Lukman Hakim pendengar.

@LiaaRahman melalui twitter e100ss juga menuliskan “Jalan dibawah fly over trosobo arah surabaya. Lubang gedee banget. Ga tau deh diperbaiki kapan.”

Dan masih banyak netter maupun pengakses Suara Surabaya lainnya.

Beranjak ke kawasan Wadungasri yang memasuki kawasan Waru.

Fefeferdie via twitter e100ss mengirimkan keluhannya perihal jalan mirip off-road. “Di pasar wadungasri smp juanda berasa offroad. Udh 2hari ini dari kepuh permai ke jembatan wadungasri dikasih sabut kelapa di jalan yg berlubang”

Di lain kawasan jalan tersebut ada kawasan Betro, by pass Krian, Jalan Kwangsan, depan Perumahan Puri Maharani Sukodono, Pasar Tulangan, Lingkar Timur, Tropodo, Tambak Sumur, dan Tambak Sawah yang menjadi perhatian.(tin/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Mobil Masuk Sungai di Jemursari

Surabaya
Jumat, 26 Februari 2021
25o
Kurs