Kamis, 4 Maret 2021

Ditemukan Lewat Siaran Radio, Joshua Rayakan Ulang Tahun di Udara

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Joshua (tengah) diapit kedua orang tuanya saat mampir ke Suara Surabaya Center, Selasa (23/2/2021). Foto: Lukito suarasurabaya.net

Hari ini, Selasa (23/2/2021), Joshua Ongkowijoyo, anak berkebutuhan khusus (ABK) yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya lalu berhasil ditemukan berkat bantuan pendengar dan netter Suara Surabaya merayakan ulang tahunnya yang ke-11.

Joshua beserta kedua orangtuanya hari ini mampir ke Suara Surabaya Center, untuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu Joshua sehingga ia bisa bertemu dan berkumpul kembali dengan keluarga.

Voni, Ibu Joshua mengucapkan banyak terima kasih kepada Suara Surabaya, pendengar, netter dan warga Surabaya.

“Tanpa Suara Surabaya, tanpa pendengar dan netter Suara Surabaya, tanpa kepedulian masyarakat Surabaya mungkin joshua gak akan kembali ke saya,” ungkap Voni.

Seperti diketahui, pada Senin (15/2/2021) kemarin, Voni, ibu Joshua, melaporkan anaknya pergi dari rumah menggunakan sepeda saat ia sedang sibuk menerima tamu. Ia mengaku khawatir, karena Joshua merupakan ABK yang sulit berkomunikasi sekaligus tidak bisa mengendalikan sepeda.

Ia mengaku, semua keluarga dan petugas keamanan setempat telah mencari di sekitar rumah, namun tidak juga ditemukan.

Laporan kehilangan tersebut kemudian diunggah di laman Facebook e100 dan berkali-kali disiarkan ulang di Radio SS hingga sore hari.

Hingga akhirnya, Belinda melapor ke Radio SS bahwa Joshua sudah dijemput keluarga. Menurutnya, Joshua ditemukan oleh salah satu akun bernama Faruq Alit di Medayu Utara. Ia melaporkan itu setelah membaca kolom komentar e100.

Mendengar kabar tersebut, Gatekeeper langsung menghubungi Muhammad Faruq Hidayat dengan nama akun Faruq Alit tersebut untuk mengonfirmasi.

Saat dihubungi Radio Suara Surabaya, Faruq mengaku, Joshua ditemukan dalam keadaan tidak memakai baju setelah seharian bermain di tambak. Faruq kemudian memberi Joshua baju dan mengajaknya makan, sebelum ia bawa ke musola untuk menanyakannya ke warga setempat. Sepedanya pun ditinggal jauh di tambak. Awalnya, salah satu tetangga membawa Joshua ke rumahnya karena mengira, Joshua adalah keluarga Faruq.

Usut punya usut, karena identitas Joshua tak kunjung ditemukan, Faruq kemudian berinisiatif untuk membuka laman e100. Ia berpikir, mungkin saja anak tersebut merupakan anak hilang yang dilaporkan di Suara Surabaya.

Dan benar, ia mendapati unggahan e100 yang melaporkan anak hilang dengan ciri-ciri yang mirip. Kulit sawo matang, mata lebar, wajah agak lonjong, membawa sepeda dan mengenakan celana putih.

Faruq kemudian mengirimkan foto Joshua dan sepedanya ke kolom komentar e100 dan menuliskan “Ini ada anak lokasi raya Medayu Utara”.

Keluarga yang mengetahui unggahan Faruq, langsung menghubungi yang bersangkutan untuk segera menjemput Joshua.

Hingga hari ini, beberapa hari setelah Joshua ditemukan, masih banyak yang mengirimkan pesan WhatsApp, SMS, hingga menelepon Voni untuk menyampaikan kepedulian sekaligus mendoakan.

Ia pun makin yakin warga Surabaya sangat peduli satu sama lain. Ia juga merasa SS membangkitkan rasa toleransi antar sesama warga Surabaya.

“Waktu kita cari kita sebenernya udah rasane udah gak ketemu, bener ini ndak ketemu karena semakin ke arah Juanda kok tambah seperti ini. Tapi akhirnya bvanyak yang bilang ‘Bu saya ketemu di sini’ kita cari, kita telusuri dan terakhir mas Faruq yang nemuin. Warga Surabaya ini bener-bener luar biasa,” imbuhnya.

Dari pertemuan ini, ia dan suaminya makin meyakini bahwa bekal yang diberikannya kepada Joshua selama ini, berguna ketika Joshua berada jauh dari pengawasannya.

“Kami gak bisa jaga dia 24 jam, tapi kami akan berusaha ngasih pelajaran. Kita harus latih dia jauh lebih mandiri dari sebelumnya, karena tanpa kita sadari, pelajaran yang kita kasih ke dia berguna untuk dia kalau dia jauh dari pengawasan kita,” kata Voni.

Di balik kekurangan yang dimiliki Joshua, ternyata ia punya segudang kelebihan. Dan itu yang akan digembleng lagi oleh kedua orang tuanya, untuk bekal Joshua saat ia dewasa kelak.(dfn/rst)

 

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Dua Pelanggaran dalam Satu Foto

Atap Ambruk di Rangkah

Berlubang dan Berkubang

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Surabaya
Kamis, 4 Maret 2021
28o
Kurs