Jumat, 14 Mei 2021

KAI Daop Madiun Catat Zero Kecelakaan Selama 2020

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Ilustrasi - KA Bima berhenti di Stasiun Madiun. Tingginya animo masyarakat terhadap angkutan KA, membuat PT KAI (Persero) menambah jumlah operasional KA jarak jauh yang melewati wilayah Daop 7 Madiun, termasuk KA Bima. Foto: Humas Daop Madiun

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat zero kecelakaan kereta atau accident dalam kinerja operasional keselamatan perjalanan kereta api selama kurun waktu 1 Januari sampai 31 Desember 2020.

Ixfan Hendriwintoko Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun mengatakan zero accident kecelakaan kereta api yang dimaksud adalah tabrakan antara kereta api dengan kereta api, baik secara berhadapan atau dari belakang, anjloknya roda kereta dari jalur hingga timbulnya korban jiwa atau tidak.

“Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, alhamdulillah perjalanan KA di wilayah Daop 7 Madiun berjalan selamat, aman, lancar, dan terkendali,” ujar Ixfan dalam keterangannya di Madiun, Sabtu (2/1/2021).

Ia menjelaskan, selain zero accident, KAI Daop 7 Madiun juga mencatat penurunan kasus yang masuk dalam kategori non-kecelakaan kereta api selama 2020. Contohnya seperti kereta tertemper orang, tertemper kendaraan, pengganjalan KA, atau pelemparan pada KA yang melintas.

Sesuai data seperti yang dilansir Antara, kejadian nonkecelakaan kereta api di jalur KA selama tahun 2019 totalnya mencapai sejumlah 62 kejadian. Sedangkan untuk tahun 2020 sejumlah 50 kejadian atau turun sekitar 20 persen.

Menurutnya, banyak faktor yang membuat kejadian non-kecelakaan KA di perlintasan menurun, yakni intensifnya sosialisasi yang dilakukan Daop Madiun baik secara langsung maupun melalui media masa, serta adanya kegiatan focus group discussion (FGD) yang melibatkan stakeholder.

Selain itu, juga adanya kepedulian dari pemerintah daerah dalam hal keselamatan di perlintasan. seperti Pemkab Jombang, Pemkab Madiun, dan Pemkot Blitar yang telah melakukan pengadaan pembangunan pos palang pintu perlintasan beserta tenaganya.

Menurunnya kejadian di jalur KA juga tidak lepas dari gencarnya KAI Daop 7 Madiun dalam melakukan penutupan cikal bakal maupun perlintasan liar yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan KA. Dalam kurun tahun 2020 sudah 51 lokasi cikal bakal dan perlintasan liar yang ditutup oleh Daop 7 Madiun.

“Kami terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Sebab, keselamatan adalah kunci meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menggunakan jasa kereta api,” kata Ixfan.(ant/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Wadungasri Macet

Kecelakaan di Gunungsari

Kecelakaan di Manyar Gresik

Truk Terguling, Solar Menggenangi Jalan

Surabaya
Jumat, 14 Mei 2021
26o
Kurs