Selasa, 30 November 2021

Libur Imlek di Masa Pandemi, Tiket Perjalanan KA Terjual 90%

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Kereta Api Ekonomi AC Kertajaya. Foto: Istimewa/dok.

Tiket perjalanan kereta api (KA) untuk libur Imlek di masa pandemi Covid-19, sudah terjual lebih kurang 90%. Untuk perjalanan kereta api jarak jauh, jarak menengah dan kereta api lokal.

“Libur Imlek tahun ini, kami Daop 8 Surabaya sudah menjual tiket perjalanan KA untuk jarak jauh, menengah dan KA lokal sekitar 90% dari total ketersediaan tiket perjalanan. Kami siap melayani kebutuhan perjalanan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang memang belum selesai. Harapan kami dengan berbagai metode pemesannan tiket secara online hingga kepatuhan pada protokol kesehatan, masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan sehat,” terang Luqman Arif Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Kamis (11/2/2021).

Masyarakat atau khususnya calon penumpang Kereta Api (KA) jark jauh dan menengah tetap wajib menunjukkan surat keterangan negatif rapid test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jam keberangkatan.

Aturan tersebut, kata Luqman sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 20 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 7 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Dalam aturan tersebut juga disebutkan bahwa persyaratan surat keterangan negatif Rapid Test Antigen atau RT-PCR tidak diwajibkan untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun. “PT KAI Daop 8 Surabaya menyediakan rapid tes antigen di 5 stasiun. Seperti misalnya di stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto,” kata Luqman.

Untuk mencegah dan mengantisipasi segala kemungkinan terkait penyebaran Covid-19 maka setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Masyarakat wajib mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan tersebut.

“Perjalanan KA libur long weekend ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. KAI berkomitmen menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan serta mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api,” tegas Luqman.

Sementara itu, pada libur Imlek tahun ini, PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan beberapa KA. Diantaranya adalah kereta Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi – Gambir/pp, KA Harina relasi Surabaya Pasar Turi – Cirebon – Bandung/pp, KA Sembrani relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen Jakarta, KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Jakarta Kota /pp, KA Argo Wilis relasi Surabaya Gubeng – Bandung /pp, KA Gajayana relasi Malang – Gambir/pp, KA Tawang Alun relasi Malang Kota Lama – Ketapang/pp dan bebeberapa KA lainnya.(tok/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 30 November 2021
26o
Kurs