Senin, 27 September 2021

Malang Raya Mendapat Perhatian Khusus karena Tingginya Kasus Kematian Akibat Covid-19

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi dalam konferensi pers daring Evaluasi dan Penerapan PPKM, Senin (2/8/2021). Foto: Tangkapan layar YouTube

Pemerintah kembali memperpanjang masa aktif Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level Empat di sejumlah daerah, mulai tanggal 3-9 Agustus 2021.

Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi mengungkapkan, PPKM Level Empat sudah menunjukkan hasil yang cukup baik di Jawa dan Bali.

Indikatornya, sejumlah provinsi mengalami penurunan angka kasus baru, dan semakin rendahnya persentase keterisian ranjang perawatan rumah sakit.

Hasil evaluasi itu disampaikan dalam keterangan pers virtual, malam hari ini, Senin (2/8/2021), sesudah Joko Widodo Presiden mengumumkan perpanjangan PPKM Level Empat.

Walau begitu, Luhut menyebut ada beberapa daerah yang butuh perhatian khusus karena masih tingginya jumlah kasus, positivity rate dan jumlah kematian warganya.

“Daerah yang butuh perhatian khusus antara lain, Bali, Malang Raya, DI Yogyakarta dan Solo Raya. Tapi, semua daerah itu sudah kami tangani, dan semestinya minggu ini akan lebih baik, karena hari ini angkanya sudah sedikit lebih baik. Kami yakin dalam satu atau dua pekan ke depan kondisinya akan lebih baik,” ujarnya.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Malang, tercatat 812 orang yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19.

Di Kabupaten Malang ada 439 kasus kematian, dan 191 orang di Kota Batu meninggal dunia karena terinfeksi Virus Corona.

Pada kesempatan itu, Luhut menyebut tingginya fatalitas karena banyak masyarakat berisiko tinggi yang melakukan isolasi mandiri.

Pasien yang meninggal dunia, lanjut Koordinator PPKM Jawa-Bali, kebanyakan saturasi oksigennya di bawah 90, dan telat mendapatkan perawatan medis.

Untuk menurunkan angka kematian, pemerintah berupaya melakukan intervensi.

Salah satunya, mendorong pembukan tempat isolasi terpusat di berbagai wilayah.

Kemudian, mendorong peran TNI-Polri dan Pemda untuk terlibat aktif melakukan pelacakan, pengetesan dan perawatan, juga membawa masyarakat ke tempat isolasi terpusat.

Isolasi terpusat sangat dianjurkan untuk orang berisiko tinggi, atau yang di rumahnya ada ibu hamil, orang tua, dan orang dengan komorbid.

Luhut menjamin, pasien akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Karena, di fasilitas isolasi terpusat ada dokter, perawat, obat-obatan, oksigen, dan konsumsi pasien.

Selain itu, pemerintah juga terus meningkatkan pasokan oksigen dan obat di beberapa daerah yang kasusnya masih tinggi, serta meningkatkan kapasitas layanan di rumah sakit.(rid/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Senin, 27 September 2021
27o
Kurs