Senin, 1 Maret 2021

Pamit Salat Dzuhur, Anak Berkebutuhan Khusus Tersesat di Manukan Lor

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Orang tua Mustofa menjemput Mustofa, anak berkebutuhan khusus, warga Dupak Magersari yang tersesat di Manukan Lor, Surabaya, Sabtu (23/1/2021). Foto: Rifansi via e100

Mustofa, usia 14 tahun, anak berkebutuhan khusus yang tersesat di Manukan Lor, Kota Surabaya kembali berkumpul dengan keluarganya setelah ditemukan Rifandi, warga sekitar dan dilaporkan ke Suara Surabaya, Sabtu (23/1/2021).

Rifandi  sudah berusaha mencari rumah anak tersebut sampai radius 3 kilometer dari lokasi ditemukan, tapi tidak ada warga yang kenal.

“Anaknya sulit berkomunikasi, dia hanya bilang minta pulang,” kata Rifandi.

Ciri-ciri anak tersebut ada kelainan fungsi tangan dan kaki, memakai baju biru donger bertuliskan “Racing Hell”, dan memakai celana biru bermotif.

Setelah laporan Rifandi mengudara di Radio Suara Surabaya, foto anak itu pun diunggah di e100, laman Facebook Suara Surabaya.

Pihak Karang Taruna Dupak Magersari yang hendak mengunggah kabar warganya yang hilang ke e100, justru melihat foto Mustofa di e100. Mereka pun segera mengabarkan keberadaan Mustofa kepada keluarganya.

Beberapa Netter juga mengenali Mustofa. “Maaf itu anak tetangga saya. Rumahnya Dupak Magersari,” tulis Dicky Olivia.

Aprilia Wulan Sari, Netter lainnya juga meminta agar orang yang menemukan untuk menjaga Mustofa sampai dijemput keluarganya. “Bu sudah ada yang mau jemput tolong titip dulu,” tulisnya.

Tak lama kemudian, orang tua Mustofa menjemput ke tempat Rifandi di Manukan Lor.

“Orang tuanya sudah mencari sejak siang tadi. Mustofa pamit salat Dzuhur di masjid. Diduga dia naik angkot sampai ke Manukan,” kata Rifandi.(iss/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Berlubang dan Berkubang

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Surabaya
Senin, 1 Maret 2021
27o
Kurs