Senin, 20 September 2021

Pemerintah Terus Melacak Penyebaran Virus Corona Varian Delta di Berbagai Daerah

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Covid-19. Foto: Biro Pers Setpres

Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan, pemerintah berupaya memetakan sebaran Virus Corona B1617.2 atau Varian Delta.

Penelusuran Virus Corona dari India ini menggunakan metode Whole Genome Sequencing (WGS) atau surveilans.

Berdasarkan penelusuran, virus hasil mutasi tersebut sementara terdeteksi di beberapa daerah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Kudus, Jawa Tengah, dan Bangkalan, Jawa Timur.

Menurutnya, penelusuran masih terus dilakukan untuk mengetahui dari mana masuknya Varian Delta.

“Penelitian memerlukan WGS atau sampel yang jumlahnya lebih besar. Suatu saat nanti, kita bisa menelusuri dari mana virus tersebut berasal, dari mana masuknya, dan menyebar ke mana saja,” ujarnya di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Profesor Wiku menjelaskan, mutasi merupakan upaya virus untuk bertahan hidup.

Proses mutasi akan terus berlangsung selama tersedia potensi penularan di masyarakat.

Salah satu upaya pencegahan penyebaran Virus Corona yang tengah dilakukan pemerintah adalah vaksinasi.

Terkait kemanjuran vaksin yang dipakai pemerintah, Wiku menyebut efikasinya di atas 50 persen.

Penelitian terus dilakukan untuk memastikan efektivitas vaksin mencegah penyebaran Virus Corona hasil mutasi.

“Vaksinasi yang dilakukan harus betul-betul bisa memberikan proteksi kolektif atau herd immunity dari masyarakat yang diberi vaksin,” tegas Wiku.

Sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan mengatakan, tingkat penularan Virus Corona hasil mutasi lebih tinggi dari Sars-Cov2 penyebab Covid-19 yang pertama kali terdeteksi penyebarannya di Wuhan, China.

Maka dari itu, dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, disiplin protokol kesehatan.

Budi Gunadi bilang, sebanyak apa pun varian Virus Corona yang bermutasi, protokol kesehatan efektif mencegah penularan.

Sampai sekarang, ada tiga varian Virus Corona hasil mutasi yang terdeteksi di Indonesia, yaitu B117 dari Inggris, B1351 dari Afrika Selatan, dan B1617.2 dari India.(rid/dfn/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Antrean Vaksinasi di Grand City Surabaya

Surabaya
Senin, 20 September 2021
33o
Kurs