Rabu, 21 April 2021

Pemprov Jatim Akan Salurkan Hibah Pembangunan Masjid Pusat Pergerakan NU di Sidoarjo

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
hudiyono-kepala-biro-kesos-pemprov-jatim Hudiyono Kepala Biro Kesos Mantan Penjabat Bupati Sidoarjo melakukan verifikasi lapangan di kompleks pembangunan Masjid KH Hasyim Asy'ari Sidoarjo, Minggu (28/2/2021). Foto: Istimewa

Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo sedang membangun Masjid Kiai Haji Hasyim Asy’ari di kompleks Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) yang digadang-gadang akan menjadi pusat pergerakan NU di Kota Delta.

KH Zaenal Abidin Wakil Ketua PCNU Sidoarjo yang juga Ketua Pembangunan Masjid menjelaskan, konsep bangunan masjid itu akan memadukan model Nusantara. Artinya, bangunan ini akan mengakomodir semua budaya yang ada. Baik Budaya Jawa, China, Timur Tengah, serta budaya modern.

“Luas ruang utama ukuran 26 meter x 26 meter sesuai tanggal lahir NU, 1926 Masehi. Empat tiang Soko guru diberi nama Imam 4 madzhab. Yakni Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali. Jarak antar-soko guru sembilan meter dan identik dengan Walisongo dan bintang sembilan. Jumlah tangga undakan pintu utama juga ada sembilan,” kata Zaenal, Minggu (28/2/2021).

Dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net, di kompleks bangunan masjid di Jalan Lingkar Timur, Desa Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo itu akan ada sekolah TK Muslimat, MI/SD, Tsanawiyah/SMP, Aliyah/SMA, dan Universitas NU.

Zaenal mengatakan, kompleks bangunan masjid akan menjadi pusat pergerakan para Muharriq (penggerak) NU di Sidoarjo, karena di sana akan dibangun juga kantor bersama. Baik kantor PCNU, Muslimat, Ansor, juga Fatayat NU Sidoarjo.

Pembangunan Masjid KH. Hasyim Asy’ari dengan luas yang direncanakan mencapai 40 meter x 40 meter dengan 2 lantai itu membutuhkan anggaran sebesar Rp33 Miliar dengan target selesai pada 2024 mendatang.

Saat ini, pembangunan masjid itu sudah menelan dana Rp5 miliar dari bantuan hibah pemerintah Kabupaten Sidoarjo tahun anggaran 2020. Untuk memenuhi kekurangan anggaran, panitia mengajukan bantuan hibah kepada pemerintah provinsi Jawa Timur sebesar Rp2 miliar.

Hudiyono Kepala Biro Kesejahteraan Sosial (Biro Kesos) Provinsi Jatim yang sempat menjadi Penjabat Bupati Sidoarjo meninjau lokasi pembangunan masjid itu. Menurutnya, pengajuan bantuan itu sudah dalam tahap verifikasi lapangan.

Kalau tidak ada halangan dan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur menyetuji bantuan tersebut, dia memperkirakan tahun ini bantuan dana pembangunan masjid itu akan disalurkan.

“Perintah dari Ibu Gubernur, kami lakukan verifikasi lapangan. Datang langsung ke lokasi untuk memastikan proses pembangunan masjid KH. Hasyim Asy’ari di Sidoarjo,” katanya. “Biro Kesos saat ini sedang memproses pengajuan hibahnya, dan dalam waktu dekat InsyaAllah bisa segera dicairkan.”(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Rabu, 21 April 2021
25o
Kurs