Selasa, 28 September 2021

Pemprov Jatim Perkuat Desa Wisata untuk Pulihkan Ekonomi

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Suasana di Desa Wisata Coban Goa Jalmo, Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Foto: Antara

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat potensi desa wsata sebagai salah satu upaya memperluas pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni memanfaatkan potensi di Desa Wisata Coban Goa Jalmo, Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

“Destinasinya luar biasa, ada wisata kuliner, lokasi atau spot foto, serta revitalisasi kawasan kolam renang,” ujar Lianto Kasi Pemberdayaan Ekonomi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, ketika dihubungi dari Surabaya, Kamis (27/5/2021) malam.

Saat ini, kata dia, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Cendono Berkah masih dalam kategori berkembang, namun diharapkan segera naik kelas menjadi BUMDesa berkategori maju.

“Tentunya dengan adanya pendampingan selama lima bulan dari Klinik BUMDesa Jatim,” ucap dia seperti yang dilansir Antara.

Pihaknya juga mengapresiasi PT HM Sampoerna serta Yayasan Rumah Kita Sidoarjo (YRKS) sebagai mitra Pemprov Jatim yang melakukan pendampingan di Desa Cendono dalam pengelolaan di Desa Wisata Coban Goa Jalmo.

Sementara itu, Nova Haryanto Direktur Program Klinik BUMDesa Jatim mengatakan proses pemulihan ekonomi Desa Wisata Coban Goa Jalmo berlangsung sejak Januari 2021 dengan bantuan berupa pelatihan dan pendampingan intensif, baik secara daring maupun luring.

Program Klinik BUMDesa Jatim tahun ini, lanjut dia, fokus pada program pemulihan ekonomi daerah yang digalang oleh Pemprov Jatim.

“Tim klinik BUMDesa Jatim selama lima bulan terakhir telah memberikan pelatihan dan pendampingan, dengan memperkuat manajemen pengelola dan manajemen pemasaran serta penyusunan standar operasional prosedur wisata,” tutur dia.

Roesdiyono Nizar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Wilayah Pasuruan, Probolinggo, Malang PT HM Sampoerna mengaku senang dapat bersinergi dengan Pemprov Jatim dan YRKS untuk ikut membantu membangkitkan ekonomi desa pada sektor pariwisata.

“Masa pendemi ini membuat sektor pariwisata drop sehingga kami berharap kolaborasi dengan program pendampingan dan bantuan dapat membangkitkan ekonomi di desa,” katanya.(ant/tin/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Selasa, 28 September 2021
32o
Kurs