Senin, 6 Desember 2021

Pendonor Plasma Konvalesen Meningkat, Tapi Permintaan Masih Tinggi

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Pedonor plasma konvalesen meningkat, tetapi permintaan juga masih tinggi. Foto: Totok/dok. suarasurabaya.net

Dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, pendonor plasma konvalesen di UTD kantor PMI Surabaya di bulan Januari 2021 memang mengalami peningkatan. Bahkan lebih dari 100% peningkatannya. Tetapi permintaan hingga Selasa (2/2/2021) tetap tinggi.

“Karena itu, kami tetap membutuhkan pendonor, meskipun pada bulan Januari 2021 ini kami mencatat sekurangnya 600 pendonor plasma konvalesen hadir di unit transfusi darah PMI Surabaya. Tapi permintaan plasma konvalesen sampai dengan Selasa (2/2/2021) memang masih cukup tinggi,” terang dr. Martono Adi Kabag Pelayanan dan Humas PMI Surabaya.

Peningkatan jumlah pendonor plasma konvalesen ditegaskan dr. Martono sampai dengan akhir bulan Januari 2021 memang sangat menggembirakan. Karena dengan peningkatan tersebut dapat dipastikan bahwa ketersediaan plasma konvalesen juga menjadi meningkat. Sayangnya, permintaan plasma konvalesen dari masyarakat juga masih tinggi.

Karenanya, peningkatan pendonor plasma konvalesen serasa tidak signifikan dengan kebutuhan akan plasma konvalesen itu sendiri. “Secara jumlah memang bertambah. Tetapi jika dibandingkan dengan permintaan yang masuk maka peningkatan itu jadi tidak terasa. Stok bertambah tapi langsung habis,” kata Martono.

Hanya saja, lanjut Martono keterpenuhan kebutuhan atas plasma konvalesen saat ini memang setidaknya bisa langsung dipenuhi dan hanya menunggu dalam hitungan waktu satu hingga dua hari saja. Hal ini dikarenakan meningkatnya jumlah pendonor plasma konvalesen. Bahkan dari bulan ke bulan di bulan Juni 2020 sampai dengan akhir Januari 2021 peningkatannya cukup drastis.

“Sebelumnya bisa dilayani atau dipenuhi antara 4 hingga 5 hari bahkan seminggu lebih. Tapi seiring dengan meningatnya jumlah pendonor maka pemenuhan kebutuhan permintaan plasma konvalesen bis adilakuan secepatnya. Satu atau dua hari saja sudah dapat dipenuhi. Tetapi dengan masih tingginya permintaan, peningkatan itu memang tidak terasa,” tegas Martono.

Dari beberapa kegiatan yang digelar oleh sejumlah instansi di Kota Surabaya, terkait skrinning awal bagi penyintas Covid-19, lanjut Martono memang sangat membantu peningkatan perolehan jumlah pendonor plasma konvalesen dari masyarakat khususnya dari para penyintas Covid-19.

“Kalau di bulan Januari 2021 saja kami memperoleh 600 lebih pendonor plasma konvalesen, itu artinya kami memperoleh sekurangnya 1.800 bags donor plasma konvalesen. Karena untuk satu orang penyintas, dengan golongan darah masing-masing, hanya dapat mendonorkan maksimal 3 bags saja. Tetapi jumlah itu langsung menipis, bahkan langsung kosong setelah didistribusikan,” papar Martono.

Karena itu kami tetap berharap para penyintas Covid-19 mendonorkan plasma konvalesen di PMI Surabaya. “Karena satu diantara syarat untuk mendonorkan plasma konvalesen adalah pendonor pernah terpapar Covid-19, dan karenanya tidak semua pendonor lolos skrinning, maka sampai hari ini kami terus menunggu pendonor plasma konvalesen,” pungkas Martono.(tok)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Senin, 6 Desember 2021
28o
Kurs