Senin, 29 November 2021

Pengenalan Kampus, Mahasiswa Baru UM Surabaya Diajak Permainan Ala Squid Game

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Ini cara unik Universitas Muhammadiyah Surabaya mengenalkan sudut kampus melalui film Squid Game, Senin (4/10/2021). Foto: Istimewa

Serial drama asal Korea, Squid Game ternyata menginspirasi pengenalan sudut kampus kepada mahasiswa baru 2021-2022 di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya)

“Tahun ini kami mengukuhan mahasiswa baru dengan berbagai agenda. Selain pidato oleh para tokoh-tokoh nasional, kami juga menghadirkan aksi kolektif menulis surat digital untuk presiden dan mengenalkan sudut kampus melalui film Squid Game,” ujar Agus Budiman ketua pelaksana, Senin (4/10/2021).

Mahasiswa baru tersebut diajak menonton sudut-sudut penting kampus melalui media film. Sebuah film yang terinspirasi dari film yang sedang popular hari ini, yakni Squid Game.

“Film tersebut menceritakan tentang mahasiswa baru, yang harus berjuang untuk menuju perhelatan pengukuhan mahasiswa baru. Diceritakan ratusan mahasiswa baru menerima undangan aneh untuk bertanding dalam permainan anak-anak, dan hanya ada dua mahasiswa yang gigih dan mampu menyelesaikannya,” ujar Agus Budiman.

Dijelaskan pula bahwa produksi pembuatan film tersebut menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Para pemain harus dipastikan sudah menerima vaksin dua kali dan menjalani swab sebelum produksi. Sesi brefing-pun harus full menggunakan masker dan jaga jarak.

Selain itu, dalam pengukuhan tersebut, mahasiswa baru akan mengirim surat digital untuk Presiden. 2.058 mahasiswa baru mengirimkan surat digital yang dibuat melalui sistem kemudian dipost dalam medsos masing-masing. Hal tersebut dilakukan sebagai harapan dan optimisme untuk Indonesia maju.

Sukadiono, Rektor UMSurabaya menjelaskan bahwa acara pengenalan lingkungan kampus yang disebut MOX (Mastama, Ordik dan Expo UKM).

Acara sudah berjalan, bebas dari perploncoan dan mengedepankan kreatifitas hingga belajar mandiri melalui metode sinkronus dan asinkronus, serta melalui berbagai macam agenda yang kreatif serta social project.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar, 2058 mahasiswa baru mengikuti secara tertib dan lancar. Dengan digitalisasi semuanya jadi bisa terkontrol. Semoga ke depannya akan lahir generasi-generasi juara,” harap Sukadiono. (man/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Senin, 29 November 2021
29o
Kurs