Jumat, 3 Desember 2021

Peringati HUT ke-76 RI, Dubes Heri Kunjungi Monumen Soekarno dan Patung Sudirman di Tokyo

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Dubes Heri Akhmadi berkunjung ke Patung Sudirman yang berada di dalam kompleks kantor Kementerian Pertahanan Jepang. Foto KBRI Tokyo

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar rangkaian Peringatan HUT ke-76 RI, Selasa (17/8/2021).

Upacara Kemerdekaan ke-76 RI di Wisma Duta berlangsung secara hybrid dan dihadiri pula secara daring oleh tamu undangan dari Kementerian Luar Negeri Jepang dan kalangan diplomatik serta masyarakat Indonesia yang berada di Jepang.

Upacara di Wisma dilakukan secara terbatas, dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Heri Akhmadi Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang bertindak selaku Inspektur Upacara. Bertindak selaku Komandan Upacara Kolonel Penerbang E. Wisoko Aribowo Atase Pertahanan RI Tokyo. Sementara itu pengibaran bendera Merah Putih dilakukan oleh Taruna Akademi TNI yang tengah melaksanakan Pendidikan di National Defense Academy Jepang.

Usai upacara, Dubes Heri dan Nuning Akhmadi istri Dubes, melakukan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada taruna termuda.

“Filosofi dasar tumpeng adalah semakin banyak perjuangan yang kita lalui, semakin dewasa, kuat, dan kokoh kita. Meskipun peringatan kemerdekaan ke-76 RI ini diadakan di tengah pandemi, namun kita semua harus tetap positif dan terus berkarya.” ujar Dubes Heri.

Usai Upacara Kemerdekaan, Dubes Heri melakukan kunjungan dan peletakan karangan bunga di Monumen Soekarno.

Dalam kunjungan ini, Dubes Heri menjelaskan, kunjungan ke Monumen Soekarno ini adalah bentuk penghargaan Indonesia kepada warga Jepang yang membantu kemerdekaan Indonesia.

Monumen Soekarno yang berada persis di samping kuil kuno Seisho Tokyo ini didirikan oleh Pemerintah Jepang beberapa tahun setelah kunjungan Soekarno Presiden ke Jepang pada 1958 atas undangan Kaisar Hirohito.

Rangkaian kata di monumen itu tertulis dalam aksara Kanji dan Bahasa Indonesia yang memuat isi surat Soekarno kepada Ichiki Tatsuo serta Yoshizumi Tomegoro yang tercatat ikut membantu dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia bahkan sejak masa persiapan. Ichiki pernah menjadi penasihat Divisi Pendidikan pasukan Pembela Tanah Air (PETA). Ia juga tercatat pernah menjadi Pemimpin Redaksi Asia Raya.

Sementara itu, Tomegoro Yoshizumi menjabat kepala intelijen di kantor Laksamana Maeda, seorang perwira Jepang yang membantu memfasilisitasi penyusunan naskah teks Proklamasi di kediamannya.

Sebanyak 903 mantan prajurit Jepang ikut bergerilya bergabung dengan tentara Indonesia semasa Perang Kemerdekaan 1945 – 1949. 531 orang di antaranya tewas atau hilang, 45 orang kembali ke negerinya, dan 324 memilih menjadi warga Indonesia hingga akhir hayat mereka.

Selain ke Monumen Soekarno, Dubes Heri berkunjung ke Patung Sudirman yang berada di dalam kompleks kantor Kementerian Pertahanan Jepang.(faz/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
30o
Kurs