Jumat, 25 Juni 2021
38 Tahun Suara Surabaya, The Next Journey

Semangat “Next Journey” dalam Logo 38 Tahun Suara Surabaya

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Logo 38 tahun Suara Surabaya Media.

Tepat pada Jumat, 11 Juni 2021 esok, Suara Surabaya Media genap berusia 38 tahun. Untuk kedua kalinya, Suara Surabaya Media terpaksa kembali meniadakan kegiatan open house di Suara Surabaya Centre (SSC).

Eddy Prastyo Manajer Produksi sekaligus Pimpinan Redaksi Suara Surabaya mengatakan, peniadaan open house tak lain untuk menjaga publik, khususnya para stakeholder dalam tengah situasi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, tahun ini kami kembali tidak mengadakan open house. Kami ingin menjaga Anda, dalam situasi pandemi ini. Semua doa, harapan, dan sapaan, bisa disampaikan lewat seluruh kanal Suara Surabaya Media,” kata Eddy Prastyo Manajer Produksi sekaligus Pimpinan Redaksi Suara Surabaya.

Eddy menjelaskan, di usia ke-38 tahun ini, Suara Surabaya mengusung tema “Next Journey”.

Tidak dapat dipungkiri sebagai media, Suara Surabaya saat ini menghadapi perubahan demi perubahan.

Tahun ini, Suara Surabaya telah kehilangan dua pendirinya, yaitu Soetojo Soekomihardjo lebih dari 10 tahun lalu, kemudian disusul Errol Jonathans yang belum genap satu bulan.

Meski begitu, Eddy menegaskan dua founder Suara Surabaya Media itu telah meninggalkan banyak jejak dan nilai untuk Suara Surabaya.

“Tentang determinasi dalam peran dan inovasi. Mereka berdua tidak pernah tergantikan, tapi penerusnya ada untuk membuat yang lebih besar buat Anda,” ujarnya.

Namun di sisi lain, lanjut Eddy, pandemi dan disrupsi teknologi juga telah mengubah banyak hal. Begitu juga apa yang terjadi di Suara Surabaya. Namun, perubahan itu justru menjadi tantangan yang siap dihadapi oleh Suara Surabaya ke depan.

“Ini adalah sebuah perjalanan berikutnya dalam sekuel hidup organisme Suara Surabaya. Kami terus berupaya untuk tetap relevan dan menjadi bagian solusi bagi kita bersama, menjadi kawan yang lebih intim dan pastinya bermanfaat buat pendengar, pengakses, juga para mitra bisnis dalam Next Journey,” imbuhnya.

Eddy melanjutkan, Suara Surabaya juga terus beradaptasi dalam cara berproduksi, berkomunikasi dan cara berpikir yang tujuannya tetap, yaitu solusi bagi publik yang diselesaikan bersama-sama.

Untuk mencapai tujuan tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi Suara Surabaya dengan berbagai pihak, baik dengan pemerintah pusat maupun daerah, sektor bisnis maupun masyarakat sipil.

“Ketiganya merupakan bagian dari sinergi yang tidak bisa kita hindari. Segitiga itu adalah tempat Suara Surabaya tinggal. Kita menjadikan mereka semua sebagai mitra yang bersinergi,” ujarnya.

Logo 38 tahun yang diusung Suara Surabaya dalam semangat “Next Journey” pun memiliki makna dan harapan tersendiri. Menampilkan konsep dasar warna dan tema dari angka 8 yang memiliki makna infinity atau ketidakterbatasan. Desain mengambil tema futuristik, yang menggambarkan Suara surabaya yang terus maju untuk menghadapi perkembangan teknologi. Pemilihan warna ungu dan merah muda dalam logo melambangkan sebuah harapan, imajinasi, ambisi dan kehangatan.

Secara keseluruhan, logo menggambarkan harapan Suara Surabaya dalam membuka sebuah perjalanan baru menuju perkembangan teknologi tanpa batas.(tin/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran di Tanjungsari

Kemacetan di Tol Waru arah Dupak

Gerhana Bulan Total di Waru

Surabaya
Jumat, 25 Juni 2021
30o
Kurs