Rabu, 27 Oktober 2021

Sempat Turun, Jumlah Pasien Isolasi karena Covid-19 di Asrama Haji Sukolilo Naik Lagi

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Sejumlah warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya, Kamis (2/6/2020). Foto: Humas Pemkot Surabaya

Sugianto Kepala Asrama Haji Sukolilo Surabaya mengatakan, jumlah Pasien Covid-19 yang isolasi di Asrama Haji sempat menurun Sabtu (24/7/2021) lalu. Tapi naik lagi keesokan harinya.

“Sabtu sempat menjadi 545 orang, tapi Minggu naik lagi jadi 626 orang. Senin pagi banyak yang pulang, tinggal 619 orang, Senin malam naik lagi 626 orang,” kata Sugianto kepada Radio Suara Surabaya, Selasa (27/7/2021).

Rincian warga yang isolasi di Asrama Haji pada Selasa pagi. Sebanyak 87 orang di gedung Shofa, 144 orang di gedung Zam-Zam, 58 orang di Hall E, 106 orang di Hall E1, 88 orang di Hall C2, 117 orang di Hall C1, dan 26 orang di Hall C.

Sugianto meminta warga Kota Surabaya yang hasil tes antigennya positif segera lapor ke Puskesmas setempat supaya dibantu tes PCR di Labkesda dan isolasi di Asrama Haji.

“Bukan dipenjarakan, bukan dikucilkan, tapi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran. Kita tempatkan di tempat yang selayaknya. Dua gedung sudah seperti hotel, kalau penuh baru kita tempatkan di Hall E dan C,” ujarnya.

Berbagai kegiatan dilakukan warga yang isolasi di Asrama Haji. Mulai dari olah raga ringan seperti sepak bola, bulutangkis, tenis meja, dan basket. Juga cek kesehatan dengan dokter dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya juga menjamin ketersediaan obat dan oksigen bagi warga yang isolasi di Asrama Haji.

Asrama Haji Sukolilo Surabaya menyediakan tujuh gedung untuk isolasi warga Kota Surabaya yang terkonfirmasi positif Covid-19, delapan gedung untuk karantina pelaku perjalanan internasional, dan satu gedung dipakai Pemprov Jatim untuk isolasi pekerja migran Indonesia yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala.

“Kami menyediakan 100 tempat tidur di hall gedung Mina untuk pekerja migran Indonesia yang terkonfirmasi positif,” kata Sugianto.

Pada kesempatan yang sama, Sugianto juga meminta warga yang isolasi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya supaya tidak berpindah kamar tanpa memberi tahu petugas. Sebab, hal ini bisa menyulitkan pemantauan kondisi kesehatan mereka.(iss/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat BBM Terbakar di Tol Pandaan

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Rabu, 27 Oktober 2021
28o
Kurs