Jumat, 20 Mei 2022

Serikat Buruh Demo Lagi, Pusatkan Aksi di Grahadi

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Pada Senin (29/11/202), buruh se-Jawa Timur kembali berujuk rasa menuju Gedung Negara Grahadi. Foto: Denza suarasurabaya.net

Buruh se-Jawa Timur, hari ini Senin (29/11/2021)  kembali berujuk rasa setelah Kamis (25/11/2021) dan Jumat (26/11/2021) pekan lalu mereka memusatkan aksi di kantor pemerintahan kabupaten/kota masing-masing, juga di Kantor Gubernur Jalan Pahlawan Surabaya. Hari ini massa akan memusatkan aksi di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Jazuli Juru Bicara Gerakan Serikat Pekerja (Gasper) mengatakan, ada kurang lebih 25 ribu buruh berunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi.

Mereka akan mendesak Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi atas Undang-undang Cipta Kerja serta menolak upah murah.

Sesuai dengan rencana, massa pengunjuk rasa dari berbagai daerah akan berkumpul di Bundaran Waru atau di depan Mal Cito pukul 12.00 WIB.

Dari situ mereka akan bergerak bersama-sama ke Gedung Negara Grahadi. Berdasarkan pantauan suarasurabaya.net di depan Mal Cito, sudah ada sejumlah petugas kepolisian terutama dari satuan pengendalian massa atau dalmas.

Sekitar pukul 11.30 WIB serombongan massa buruh melintas di Bundaran Waru. Mereka adalah massa buruh dari Sidoarjo yang sempat berkumpul di Perumahan Puri Surya Jaya Gedangan.

Menurut Jazuli, massa dari Sidoarjo itu kali ini mendapat tugas khusus untuk mengawal jalannya pembahasan UMK yang berlangsung di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim, di Jalan Menanggal Selatan.

Buruh menuntut Dewan Pengupahan agar mengusulkan besaran kenaikan UMK masing-masing kabupaten/kota di Jatim yang berkeadilan.

Mereka meminta penetapan UMK tidak mengacu pada Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan yang merupakan turunan Undang-Undang Cipta Kerja.

Sementara itu, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan Kapolrestabes Surabaya mengatakan polisi juga sudah menyiapkan pengamanan selama berlangsungnya unjuk rasa di dua lokasi. Baik di Kantor Disnakertrans Jatim maupun di Gedung Negara Grahadi.

Polrestabes Surabaya akan didukung pasukan Dalmas dari sejumlah Polsek yang ada di wilayah Ring 1 Jatim dengan total jumlah personel mencapai 2500 orang.

Mereka disebar sebagian di Disnakertrans, sebagian lainnya di Gedung Negara Grahadi.

Yusep mengatakan, dia sudah menyiapkan ploting pengawalan massa rombongan massa buruh baik di dalam Kota Surabaya maupun dari Luar Kota. Caranya dengan melokalisir wilayah di sekitar Bundaran Waru, Royal Plaza dan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Bila massa sudah siap mengarah ke Grahadi, polisi akan mengawal mereka menuju ke lokasi supaya massa bergerak dengan tertib dan tidak terlalu mengganggu lalu lintas.

Kapolrestabes Surabaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Surabaya dan meminta masyarakat bersabar selama berlangsungnya aksi unjuk rasa.(tin/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya
Surabaya
Jumat, 20 Mei 2022
26o
Kurs