Minggu, 18 April 2021

Status Tanggap Darurat Banjir dan Air Pasang di Banjarmasin Berakhir

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Ilustrasi. Penampakan banjir bandang yang menimpa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan pada Jumat (15/1/2021). Foto: Instagram/dinsosp2kbp3a.hst

Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengakhiri status tanggap darurat banjir dan air pasang sejak Kamis (11/2/2021), dimana status tersebut dimulai pada 15 Januari 2021 saat terjadi banjir besar.

Mukhyar Pejabat Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin di Banjarmasin, Kamis, membenarkan status tanggap darurat banjir dan air pasang tersebut sudah berakhir hari ini sejak diperpanjang satu minggu lalu.

Menurut dia, kelanjutan penanganan musibah banjir akan menunggu instruksi Wali Kota Banjarmasin.

“Pak wali kota sedang berada di luar daerah mengikuti Munas Apeksi, kita tunggu instruksi beliau,” ujarnya seperti yang dilansir Antara.

Namun kemungkinan, ujar dia, status tanggap darurat banjir dan air pasang tidak diperpanjang lagi karena kondisi sudah membaik, tidak ada wilayah yang tergenang berat lagi.

Menurut Mukhyar, kemungkinan besar status akan beralih menjadi masa tahap transisi pemulihan bencana banjir ini.

“Masa transisi pemulihan bencana banjir ini maksimal 3 bulan,” ujarnya.

Dijelaskan Mukhyar, tahap transisi pemulihan bencana ini sebagai langkah Pemkot fokus pada penanganan pascabanjir.

“Karena banjir besar ini, banyak infrastruktur yang rusak, jadi perlu rehabilitasi semuanya,” kata dia.

Selain itu, pemerintah kota juga terus berupaya melakukan berbagai langkah untuk antisipasi banjir di masa depan, seperti normalisasi sungai dan drainase.

Sebagaimana keseriusan pemerintah kota dalam hal tersebut, katanya, hingga membentuk Satgas normalisasi sungai dan penanganan banjir, salah satunya kerjanya menertibkan bangunan yang menghalang aliran sungai.

“Kita berharap masyarakat mendukung langkah ini, sebab untuk kepentingan kita bersama,” tuturnya.

Kota Banjarmasin dilanda musibah banjir pada 14 Januari 2021, sehari sesudahnya ditetapkan status tanggap darurat banjir, sebab lebih 100 ribu jiwa terdampak banjir tersebut, khususnya di Banjarmasin Timur, Selatan dan Utara.(ant/tin/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Minggu, 18 April 2021
33o
Kurs