Senin, 6 Desember 2021

Sudah Ada Korban Jiwa, BPJN Mulai Perbaiki Jalan Rusak di Mojokerto

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Peringatan bahaya jalan berlubang di Bypass Mojokerto. Foto: Fuad Maja FM untuk suarasurabaya.net

Ipda Edy Widoyono Kanit Dikyasa Polres Mojokerto mengatakan, pihaknya telah melaporkan kerusakan jalan di wilayah hukumnya kepada pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII (BPJN)

“Kita sudah melaporkan kepada yang bersangkutan mulai surat hingga lisan, dan ini sudah mulai diperbaiki dengan bertahap, hari ini lihat masih menambal di wilayah Mojosari,” ujarnya seperti dilaporkan Fuad, reporter Maja FM, kepada suarasurabaya.net, Jumat (15/1/2021).

Kata dia, kerusakan jalan terparah terjadi di beberapa titik. Di antaranya di jalan nasional Bypass Trowulan. Kemudian di wilayah Pekukuan, Mojosari hingga Jalan Ngoro Mojokerto.

Sementara itu, Yoyok Kristyowahono Kasi Pengendalian dan Operasional UPT LLAJ Mojokerto Dishub Provinsi Jatim mengatakan telah melaporkan adanya korban jiwa akibat kondisi jalan nasional yang berlubang dan bergelombang, khususnya di ruas Trowulan.

“Saya hanya bisa menginformasikan dan melaporkan pada dinas terkait permasalahan jalan tersebut. Semoga segera dapat ditindaklanjuti dengan perbaikan jalan,” kata Yoyok.

Jalan berlubang di Bypass Mojokerto. Foto: Fuad Maja FM untuk suarasurabaya.net

Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (14/01/2021) Zunus Riyanto, usia 50 tahun, warga Jalan Mastrip, Desa/Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri meninggal akibat terlibat kecelakaan di Jalan Raya Trowulan.

Diduga, korban yang seorang Pegawai Negri Sipil (PNS) ini jatuh dari motornya sehingga tertabrak truk karena menghindari jalan berlubang.

Pantauan di lokasi, kerusakan terjadi di sepanjang jalan nasional Bypass Mojokerto hingga Jombang. Lubang-lubang di jalur arteri ini tersebar mulai dari simpang 5 Kenanten, Kecamatan Puri, hingga jembatan timbang di Kecamatan Trowulan.

Lebar dan kedalaman lubang bervariasi. Terparah di sepanjang Jalan Kenanten hingga Jampirogo. Kemudian di Bypass Trowulan yakni mulai dari masuk Trowulan pada KM 68 sampai 61. Terlihat jalan telah ditambal sulam, tapi masih banyak lubang.

Endha, warga Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto mengatakan, hujan menyebabkan kerusakan jalan di Bypass Mojokerto semakin parah. Kerusakan juga diperparah dengan banyaknya kendaraan besar yang lewat Bypass Mojokerto.

“Sangat rawan kecelakaan utamanya kalau sedang hujan. Saya berharap pemerintah segera melakukan perbaikan. Kalau menambal, tambalannya juga jangan terlalu tinggi. Permukaan jalannya jadi bergelombang,” tuturnya.(fad/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Senin, 6 Desember 2021
28o
Kurs