Rabu, 8 Februari 2023

Sultan B Najamudin: Vaksin Nusantara Berhasil Karena Terawan “Keras Kepala”

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Terawan Agus Putranto Mantan Menteri Kesehatan yang menginisiasi Vaksin Nusantara. Foto: dok. suarasurabaya.net

Vaksin Nusantara yang akan melakukan uji klinis tahap tiga dapat dukungan dari Sultan B Najamudin Wakil Ketua DPD RI. Senator muda asal Bengkulu itu menyambut perkembangan salah satu vaksin anak negeri itu dengan sukacita.

“Dari awal kami sangat mendukung pengembangan vaksin Nusantara yang digagas Terawan Agus Putranto Mantan Menteri Kesehatan. Apalagi saya dengar vaksin Nusantara melewati uji klinis tahap dua tanpa ada kendala dan segera memasuki tahap selanjutnya. Tentu ini kabar gembira bagi kami semua,” ujarnya, Sabtu (29/5/2021).

Sultan juga menambahkan bahwa dirinya mengikuti perkembangan vaksin Nusantara ini sejak awal. Bahkan beberapa kali pada pernyataan resmi sebelumnya dia sering berkomentar agar pemerintah dapat memberikan perhatian khusus dalam pengembangan vaksin itu.

“Dari awal saya meminta pemerintah agar memberikan kepercayaan dan dukungan sepenuhnya kepada pengembangan vaksin Nusantara secara lebih jauh dan presisi. Bahkan saya juga pernah meminta secara resmi di media agar tim RnD pengembangan vaksin itu dipanggil ke Istana untuk diberi apresiasi setinggi-tingginya,” kata Sultan.

Menurutnya, Vaksin Nusantara bisa menjadi identitas serta jati diri bangsa Indonesia. Sebab, keberhasilan vaksin ini bisa menjadi sumbangan karya bagi kehidupan seluruh umat manusia di muka bumi yang sedang bersama-sama menghadapi Pandemi global Covid-19.

Tentu saja, kata dia, kabar baiknya adalah vaksin ini dikembangkan oleh anak kandung bangsa Indonesia.

“Kita wajib bangga, apalagi saat ini dunia internasional tengah menunggu Vaksin Immunoteraphy Nusantara. Ditengah keterbatasan kemampuan vaksin konvensional dalam menghadapi mutasi ratusan Corona Virus Disease-19 (Covid 19). Maka, Vaksin Immunoteraphy Nusantara sangat diharapkan jadi alternatif”, urainya.

Sementara Terawan Agus Putranto dalam webinar internasional bertajuk Perang Biologis Pandemi Covid-19: Lessons Learned and Efforts to Reinforce Health Security to Accelerate Covid-19 lewat kanal Youtube RSPAD Gatot Soebroto, Selasa (25/5/2021) lalu mengatakan, dia sangat senang RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, sebagai rumah sakit kepresidenan mampu menunjukkan jati diri pengembangan ilmu pengetahuan. Khususnya membuat dendritic cell vaccine immunotherapy atau Vaksin Immunoteraphy Nusantara.

“Sekarang di seluruh dunia sedang membicarakannya, termasuk terakhir dari New York dan sebagainya, karena sudah terbit jurnal PubMed. Itu isinya dendritic cell vaccine immunotherapy atau Vaksin Nusantara, the begining of the end cancer and Covid-19,” ujar Terawan.

Jurnal yang dimaksud Terawan berjudul “Dendritic Cell Vaccine Immunotherapy: the beginning of the end of cancer and COVID-19, A hypothesis”. Jurnal sejumlah peneliti, salah satunya adalah Amal Kamal Abdel-Aziz dari Department of Experimental Oncology, European Institute of IRCCS, Milan, Italia.

Sultan B Najamudin Wakil Ketua DPD RI berharap, Terawan bisa segera menyelesaikan uji klinis tahap tiga Vaksin Immunoteraphy Nusantara agar segera dapat disuntikkan dan menjadi jalan keluar dalam menyudahi pandemi Covid- 19 yang sedang terjadi.

Adapun Vaksin Nusantara sempat jadi polemik akibat “berseteru” dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang sebelumnya menyatakan belum dapat mengeluarkan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) uji klinis fase II untuk vaksin Nusantara karena belum memenuhi syarat cara pembuatan obat yang baik (CPOB).

BPOM juga menemukan bahwa komponen yang digunakan dalam penelitian Vaksin Nusantara tidak sesuai dengan pharmaceutical grade.

Sultan menegaskan, Terawan selama ini fokus dan “keras kepala” untuk membuktikan bahwa temuannya didalam ruang kesehatan melalui metode dendiritic sell dapat memberikan manfaat besar pada dunia kesehatan.

Akhirnya, satu tahap lagi konsistensinya dalam menciptakan vaksin yang dapat menjadi alternatif pencegahan penularan Covid-19 akan dapat segera dirasakan manfaatnya.

“Dan semoga konsistensi, sikap nasionalisme yang dimiliki, serta dedikasi beliau yang hanya berorientasi pada nilai kemanusiaan bisa menjadi teladan kita semua,” tutup Sultan.(faz/den)

Berita Terkait