Selasa, 7 Desember 2021

Tambah Jadwal Keberangkatan KA Jarak Jauh, Prokes Tetap Prioritas Bagi Penumpang

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Penumpang kereta api wajib periksa kesehatan sebelum perjalanan. Foto: Totok/dok. suarasurabaya.net

Bulan Oktober 2021 ini KAI Daop 8 lakukan penyesuaian operasional kereta api (KA) jarak jauh bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19. Jika bulan September KAI Daop 8 mengoperasikan 23 KA jarak jauh dan 52 perjalanan KA lokal, bulan Oktober ini KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian menjadi 29 keberangkatan KA jarak jauh dan 52 perjalanan KA lokal.

Luqman Arif Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan bahwa tingkat kepercayaan pelanggan KA di masa pandemi terhadap KAI terus meningkat. Menurutnya, hal ini tidak lain karena KAI selalu melakukan berbagai inovasi, satu diantaranya adalah memberikan healtykit kepada pelanggan KA jarakjauh dan pengawasan protokol kesehatan kepada pelanggan baik diatas KA maupun di stasiun, hingga menghadirkan layanan rapid antigen.

Terkait rapid antigen, KAI Daop 8 juga melakukan penyesuaian harga dari yang semula Rp85.000 menjadi Rp45.000. Saat ini layanan tersebut tersedia di 7 stasiun, diantaranya adalah Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Malang, Stasiun Mojokerto, Stasiun Bojonegoro, dan Stasiun Lamongan.

“Tentu inovasi yang ada saat ini untuk sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan,” terang Luqman Arif, Kamis (7/10/2021).

Calon penumpang yang akan menggunakan kereta api baik jarak jauh maupun lokal, tambah Luqman harus memenuhi syarat perjalanan yang ditetapkan sesuai SE Kemenhub No 69 tahun 2021, yaitu bagi Pelanggan KA jarak jauh diwajibkan rapid Antigen yang berlaku 1x24jam / rapid PCR yang berlaku 2x24jam, pelanggan wajib menjalani vaksinasi minimal dosis pertama, harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

“Untuk saat ini, anak usia dibawah 12 tahun masih belum diperkenankan melakukan perjalanan dengan KA,” tambah Luqman.

Untuk memberikan kenyamanan masyarakat dalam membeli tiket kereta api, PT KAI memberikan kemudahan dengan Aplikasi KAI Access. Karena selain pemesanan melalui aplikasi sangat dianjurkan, juga lebih aman untuk menghindari kontak fisik dan juga satu di antara upaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Layanan Kereta Api tetap hadir untuk membantu mobilitas masyarakat yang tetap harus bepergian di masa pandemi Covid-19. KAI selalu mematuhi dan mendukung seluruh kebijakan pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 pada moda transportasi kereta api,” tutup Luqman.(tok/tin/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 7 Desember 2021
26o
Kurs