Minggu, 23 Januari 2022

Tambahan Pasien Covid-19 di Asrama Haji Didominasi Usia Muda, Satgas akan Menyisir Tempat Nongkrong

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Ilustrasi. Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya bersama Forkopimda Surabaya keliling Kota Surabaya untuk meninjau warung-warung yang masih buka lebih dari jam 8 malam saat PPKM Darurat, Sabtu (3/7/2021). Foto: Humas Pemkot Surabaya

Berdasarkan data tamu pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di Hotel Asrama Haji Surabaya (HAH) per tanggal 29 September 2021 pukul 23.00 WIB menunjukkan adanya peningkatan.

Dari jumlah awal sebanyak 22 pasien, per hari Rabu (29/9/2021) kemarin tercatat ada pasien yang masuk sebanyak 25 orang. Lalu yang sembuh sebanyak tujuh orang, sehingga total pasien isolasi Covid-19 di HAH sebanyak 40 orang.

“Ada penambahan tamu pasien isolasi Covid-19 jumlahnya cukup banyak, 25 orang. Total tamu yang diisolasi di gedung Zam-zam 40 orang. Lalu di gedung lainnya yaitu Shofa, Hall E, E1, Hall C, C1, C2 kosong,” kata Sugianto Kepala Asrama Haji Sukolilo dalam keterangan tertulis yang diberikan melalui WhatsApp Suara Surabaya, Kamis (30/9/2021).

Tambahan pasien ini berasal dari sembilan kelurahan di Surabaya, dengan rentang usia anak hingga dewasa.

Dihubungi terpisah, Irvan Widianto Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya mengatakan, ini adalah bukti bahwa pandemi belum usai. Dia juga bilang, rentang usia pasien yang menjalani isolasi di HAH yaitu antara 17-30 tahun.

Sebagai strategi antisipasi, pihaknya akan bersinergi dengan satuan tugas di institusi samping untuk menggiatkan penyisiran di tempat nongkrong.

“Kalau melihat range usia yang didominasi anak muda, kami sepakat dengan satgas yg lain dari TNI dan kejaksaan akan melakukan penyisiran terhadap tempat tongkrongan anak muda. Kita akan lakukan pengecekan kepada kafe, rumah makan, termasuk mal apakah mereka konsisten terhadap prokes, utamanya terhadap aplikasi peduli lindungi,” jelas Irvan dalam program Wawasan di Radio Suara Surabaya, Kamis pagi.

Selain itu pihaknya juga akan menghidupkan kembali operasi swab hunter seperti beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut Irvan juga menyampaikan agar masyarakat tidak abai terhadap protokol kesehatan, meski geliat roda perekonomian sudah kembali berputar.

“Jangan sampai ketika kita keluar rumah abai terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya.(dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Minggu, 23 Januari 2022
32o
Kurs