Sabtu, 4 Februari 2023

Unesa Terima Anugerah KPI 2021 sebagai Kampus Peduli Penyiaran

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Universitas Negeri Surabaya. Foto: Unesa

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendapat anugerah sebagai kampus peduli penyiaran dalam Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2021. Penghargaan tersebut hanya diberikan KPI kepada 12 Perguruan Tinggi se-Indonesia dan Unesa satu-satunya kampus di Jawa Timur yang menerima anugerah tersebut.

Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes Rektor Unesa mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh KPI pada Unesa. Menurutnya, kesamaan spirit membuat kolaborasi yang terbangun selama ini dapat berlangsung baik dan menghasilkan sesuatu yang bermakna.

“Kami percaya bahwa kini pengetahuan bisa didapatkan di mana saja, salah satunya melalui media penyiaran. Oleh karena itu, Unesa selalu siap mendukung berbagai kebijakan KPI sebagai regulator penyiaran agar dapat mewujudkan tayangan televisi yang mendidik dan mengandung nilai-nilai moral kebaikan,” ucapnya melalui keterangan pers.

Beberapa tahun belakangan lewat program dan peran Prodi Ilmu Komunikasi (IKOM) serta LPPM Unesa memang concern ke upaya meningkatkan kualitas penyiaran di Indonesia lewat berbagai kerja sama. Dengan KPI misalnya, kerja sama sudah berlangsung sejak tahun 2018 dalam berbagai kegiatan, salah satunya kerja sama riset evaluasi siaran televisi dan mengagas kampung sadar media di Jawa Timur.

Awang Dharmawan, M.A, Koordinator Kerja Sama Riset Wilayah Jawa Timur menyatakan bahwa riset yang dilakukan Unesa tidak sekadar menghasilkan dokumen tetapi tim Unesa juga menyampaikan data serta melakukan diseminasi dalam bentuk publikasi di media, jurnal dan buku serta terjun langsung ke kelompok masyarakat di Jawa Timur. Itu menjadi data dan bahan pertimbangan KPI dalam merumuskan program dan meningkatkan kualitas penyiaran.

“Kami melibatkan berbagai kalangan di Jawa Timur, seperti rekan-rekan berkebutuhan khusus, tenaga media, lembaga media dan masih banyak lagi untuk terjun langsung membuat konten siaran yang mencerdasakan,” jelas dosen Prodi Ilmu Komunikasi FISH Unesa itu.

Awang menyebut bahwa hasil riset tidak hanya dimanfaatkan sebagai pengetahuan tetapi juga diharapkan mampu mendorong perbaikan regulasi. Disampaikannya, hasil riset ini menjadi dasar acuan revisi dalam membuat perbaikan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) yang ditetapkan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan KPI.

“Revisi P3SPS ini sedang berlangsung untuk memenuhi kebutuhan media yang terus diperbarui, salah satunya kebijakan mengenai keterkaitan rating, acara TV dan sponsor,” tuturnya.

Harapannya, aturan ini dapat menekan angka pelanggaran dan mendorong lembaga penyiaran membuat program berkualitas dan membuat sponsor memasang iklan di program siaran yang memiliki kualitas baik.

Raihan Unesa ini juga didasarkan inovasi mendukung penyiaran melalui bidang pendidikan. Kekhasan Unesa sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan tampak dalam aktivitas memberikan mata kuliah umum literasi digital serta kolaborasi dengan guru-guru untuk dapat mengajarkan literasi digital. Yang terbaru, UNESA juga menginisiasi pendirian kampung sadar literasi dan sadar media dengan pilot project di Surabaya, Sidoarjo dan Mojokerto.

“Pemilihan wilayah metropolitan ini berdasarkan jumlah kepadatan jumlah penduduk yang padat namun tidak diimbangi dengan menonton siaran televisi berkualitas. Ke depan, Unesa berencana mengembangkan kampung binaan dan program Kuliah Kerja Nyata dengan tema literasi digital sebagai perwujudan penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi”, terangnya.(iss/ipg)

Berita Terkait