Jumat, 3 Desember 2021

Unitomo Mengabdi Ajak Masyarakat Desa Tanggap dan Tangguh Hadapi Bencana

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Walikota Batu dan Rektor bersama tim dosen Unitomo Mengabdi sosialisasi tanggap bencana pada siswa SDN Sumberbrantas Batu. Foto: Humas Unitomo

Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Dr. Soetomo (LPM Unitomo) gandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kota Batu serta Among Tani Foundation (ATF) laksanakan pengabdian masyarakat tematik bencana di Desa Sumberbrantas dan Kungkuk, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Ajak masyarakat tanggap dan tangguh hadapi bencana bertajuk “Unitomo Mengabdi”.

Siti Marwiyah Rektor Unitomo menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk nyata kampus Kerakyatan dan Kebangsaan hadir di tengah masyarakat bersama-sama menjaga alam.

“Dalam pengabdian ini Unitomo memberikan pembelajaran mobil edukasi penanggulangan bencana (mosipena), memberi dukungan dalam apel siaga darurat sebagai sinergitas dengan pentahelik, melakukan mitigasi vegetasi penanaman pohon di sekitar lereng sumber brantas dan desa kongkok sebanyak 217 bibit pohon jeruk dan sirsak kuning, serta memberi santunan pada korban terdampak melalui sejumlah lembaga duafa di Kota Batu,” papar doktor Bidang Hukum Tata Negara yang akrab dipanggil Iyat ini.

Iyat menambahkan, kegiatan pengabdian ini sangat didukung tim Pusat Studi Bencana dan Lingkungan (PSBL) Unitomo yang digawangi Hendro Wardhono.

“Melalui sinergitas ini, Unitomo menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Jatim yang mengawali kegiatan pengembangan destinasi wisata yang berbasis mitigasi bencana. Ke depan Unitomo siap mengambil peran mendukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersinergi dengan kebencanaan dalam mitigasi bencana, saat ini Unitomo telah melakukan langkah nyata yakni mitigasi vegetasi penanaman pohon untuk mencegah longsor,” pungkas Iyat, Rabu (27/10/2021).

Sementara itu, Dewanti Rumpoko Walikota Batu mengapresiasi kegiatan pengabdian Unitomo di Kota Batu tersebut. Lewat pola preventif ini, sinergi pentahelik membuka ruang lebih besar untuk edukasi masyarakat terhadap penanganan bencana sehingga dapat meningkatkan kesadaran diri dan memunculkan tanggap tangguh bencana di masyarakat. “Terima kasih Unitomo, seluruh jajaran rektorat dan dosen telah mengedukasi masyarakat agar tangguh menghadapi bencana,” pungkas Dewanti Rumpoko.(tok/tin/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
29o
Kurs