Selasa, 16 Agustus 2022

Varian Omicron Diisukan Ditemukan di Bekasi, Kemenkes Nyatakan Tidak Benar

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
dr Siti Nadia Tirmidzi Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Foto: covid.go.id

Siti Nadia Tarmizi Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi laporan temuan kasus Omicron (B.1.1.529) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, adalah tidak benar.

“Tidak benar ini (temuan Omicron di Kabupaten Bekasi). Belum ada kasus Omicron (di Indonesia) sampai saat ini,” kata Siti Nadia Tarmizi yang dikonfirmasi Antara, Rabu (8/12/2021).

Baca juga: Varian Omicron Sudah Masuk Malaysia

Nadia mengatakan pihaknya telah mendalami informasi tersebut kepada petugas laboratorium di wilayah setempat atas adanya laporan empat warga yang terpapar Omicron.

“Kemenkes terus meningkatkan cakupan tes genom sekuensing dari para pasien yang terpapar Covid-19 untuk mengantisipasi secara dini Omicron maupun varian terbaru SARS-CoV-2 di Tanah Air,” kata Nadia.

Saat ini sudah ada 11 unit mesin genom sekuensing yang diharapkan dapat membantu mempercepat deteksi varian baru Covid-19, termasuk varian Omicron.

Selain itu upaya mengantisipasi importasi varian baru itu juga dilakukan melalui pengetatan pengawasan bagi setiap pelaku perjalanan internasional.

Sebelumnya, laporan terkait temuan Omicron disampaikan Sri Enny Mainiarti Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melalui salah satu media massa online yang menyatakan terdapat empat warga DKI Jakarta dinyatakan terpapar varian Omicron berdasarkan pemeriksaan sampel di Laboratorium Farmalab, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.(ant/dfn)

Baca juga: Cegah Varian Omicron, Pemerintah Agendakan Program Vaksinasi Booster Mulai Januari 2022

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Selasa, 16 Agustus 2022
27o
Kurs