Minggu, 25 Februari 2024

1.026 Warga Surabaya Terjaring Swab dan Vaksin Hunter di Malam Minggu

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Petugas saat vaksin dan swab hunter Sabtu (23/7/2022) malam. Foto: Diskominfo Kota Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya bersama jajaran TNI-Polri kembali menggalakkan swab dan vaksin hunter yang digelar secara serentak di 31 wilayah kecamatan Surabaya setiap malam minggu.

Ridwan Mubarun, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya menyampaikaan sebanyak 1.026 orang terjaring swab dan vaksin hunter Sabtu (23/7/2022) kemarin. Sebanyak 680 di antaranya dilakukan sanksi swab dengan hasil negatif.

“Dari 1.026 orang tersebut, 342 orang di antaranya juga diberikan vaksin, karena belum divaksin,” kata Ridwan dalam keterangan yang diterima suarasurabaya.net, Minggu (24/7/2022).

Hasil dari swab hunter ini, lanjut Ridwan, akan menjadi tolak ukur pemkot terkait situasi atau perkembangan Covid-19 di Kota Surabaya.

“Alhamdulillah hasil tadi malam negatif, jadi Surabaya lagi bagus. Itu juga sebagai tolak ukur kita. Misalnya banyak yang positif, maka kita harus mencari pola-pola lain untuk menekan kasus Covid-19,” tuturnya.

Sekedar diketahui, swab dan vaksin hunter itu sesuai Surat Edaran Wali Kota Surabaya tanggal 16 Juli 2022 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19, yang menindaklanjuti imbauan Joko Widodo Presiden RI terkait penggunaan masker walau pun di luar ruangan.

Ridwan Mubarun melanjutkan, swab dan vaksin hunter yang sempat berhenti itu kembali digalakkan, karena jumlah kasus positif Covid-19 di Surabaya meningkat.

“Kita aktifkan kembali, serentak oleh petugas gabungan dari jajaran Kecamatan, Polsek dan Koramil di 31 kecamatan se-Surabaya,” kata Ridwan.

Menurutnya, ritual sabtu malam (swab dan vaksin hunter tiap malam minggu) itu sebelumnya sempat dihentikan. Karena, situasi Covid-19 yang terkendali serta aturan penggunaan masker tak lagi wajib dipakai di luar ruangan.

“Sekarang kembali kita aktifkan. Jadi warga yang tidak memakai masker kita swab, kemudian dicek, apabila belum vaksin, kita langsung vaksin di lokasi,” jelas Ridwan.(lta/wld/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Minggu, 25 Februari 2024
25o
Kurs