Rabu, 19 Januari 2022

BMKG: Gempa M 6,6 Banten di Kedalaman 40 Km, Bukan 10 Km

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Dwikorita Karnawati (berkerudung) Kepala BMKG saat konferensi pers gempa bumi 6,6 magnitudo di Banten. Foto: Youtube BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meralat informasi gempa bumi tektonik dengan kekuatan 6,7 yang terjadi di selatan Banten dan tidak berpotensi tsunami terjadi pada hari Jumat 14 Januari 2022 pukul 16.05 WIB di wilayah Selatan Banten.

Dwikorita Karnawati Kepala BMKG menjelaskan, gempa tektonik itu dari hasil analisis BMKG menunjukkan parameter yang ter-update kekuatan 6,6 Magnitudo.

“Jadi yang pertama terbaca 6,7 kemudian dengan lebih banyak data masuk ter update 6,6 magnitudo,” ujar Dwikorita dalam konferensi pers secara daring, Jumat (14/1/2022).

Kata Dwikorita, episentrum gempa bumi terletak pada koordinat 7,21 derajat Lintang Selatan dan 105,05 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 132 km arah barat daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten pada kedalaman 40 km.

Baca juga: Sejumlah Rumah Warga di Pandeglang Rusak Akibat Gempa Banten

Menurut Dwikorita, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng samudera indo-australia menunjam ke bawah lempeng benua Eurasia atau tepatnya ke bawah pulau Jawa yang terus-menerus hingga ke Nusa Tenggara.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau merupakan akibat dari patahan naik,” jelasnya.

Kepala BMKG mengatakan, guncangan gempa bumi ini dirasakan di kabupaten Pandeglang khususnya di daerah Cikeusik dan Panimbang dengan intensitas guncangan 6 skala MMI. Artinya getaran dirasakan oleh semua orang dan juga mengakibatkan kerusakan ringan.

“Tembok plester dapat juga Lepas. Itu kriteria dari skala 6 MMI untuk tingkat guncangan,” tegasnya.

Kemudian juga dirasakan di daerah Labuan dan Sumur dengan intensitas guncangan 4 MMI yang artinya dirasakan oleh banyak orang dan terdengar jendela pintu berderik, dinding berbunyi.

Baca juga: Guncangan Keras Gempa Banten Terasa di Gedung Bertingkat Wilayah Jakarta dan Sekitarnya

Selain itu dirasakan pula di Tangerang Selatan, Lembang kota Bogor, pelabuhan Ratu, Kalianda Bandar Lampung dengan intensitas guncangan 3 hingga 4 MMI yang artinya dirasakan oleh banyak orang.

“Juga dirasakan di Anyer 3 MMI intensitas guncangannya, yang artinya dirasakan dalam rumah terasa getaran seakan-akan truk berlalu. Bahkan getaran-getaran tempat tersebut dirasakan pula guncangannya di Jakarta, kota Tangerang, Ciracas, Bekasi, Kota Bandung, kabupaten Bogor, Kota Bumi dengan intensitas guncangan 2 hingga 3 MMI. Getaran terasa seakan-akan truk berlalu,” ungkapnya.

Kata dia, BMKG juga sudah mendapat laporan dampak kerusakan bangunan terjadi di kecamatan Munjul dan kecamatan Cimanggu kabupaten Pandeglang akibat gempa tersebut.(faz/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Rabu, 19 Januari 2022
25o
Kurs